Friday, July 10, 2015

RENUNGAN JUMAT BER-IBADAH PUASA HARI KE-23 www.tematik2015.blogspot.com


RENUNGAN JUMAT BER-IBADAH PUASA HARI KE-23
Dalam Al-Quran tersurat tentang semua nikmat berasal dari-Nya; dan merupakan kewajiban manusia untuk selalu ber-Syukur.

Allah ber-Firman :

“Dan APA SAJA NIKMAT YANG ADA PADA KAMU, MAKA DARI ALLAH-LAH DATANGNYA, dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan”.[An-Naĥl 53]
“HAI MANUSIA, ingatlah akan nikmat Allah kepadamu. Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada KAMU DARI LANGIT DAN BUMI? Tidak ada Tuhan selain Dia; maka mengapakah kamu berpaling dari ketauhidan?”.[Fāţir 3]

Namun, ternyata masih ada diantara kita yang kurang suka ber-Syukur.

Allah ber-Firman :

“Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang benderang. SESUNGGUHNYA ALLAH BENAR-BENAR MEMPUNYAI KARUNIA YANG DILIMPAHKAN ATAS MANUSIA, AKAN TETAPI KEBANYAKAN MANUSIA TIDAK BER-SYUKUR”.[Ghāfir 61]
Dalam Al Quran bahkan tersurat bahwa manusia suka mengingkari nikmat.

Allah ber-Firman :

“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”.[Ar-Raĥmān 13]
Kata Dusta seolah ingin mengingatkan kita bahwa segala nikmat-Nya tidak dapat diingkari oleh manusia kecuali didustakan. Walaupun ayat tersebut diulang-ulang sebanyak 31 kali, tetap saja masih ada yang tidak suka bersyukur.

Allah ber-Firman :

“Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kafir”.[An-Naĥl 83]
“Dan Dia telah memberikan kepadamu keperluanmu dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. SESUNGGUHNYA MANUSIA ITU SANGAT ZALIM DAN SANGAT MENGINGKARI NIKMAT ALLAH”.['Ibrāhīm 34]
Semua nikmat pastilah datang dari-Nya, mengapa kita tidak suka ber-syukur. Sementara itu, kita rajin memohon pertolongannya bila ditimpa musibah.

Allah ber-Firman :

“Dan apabila Kami memberikan nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri; tetapi apabila ia ditimpa malapetaka, maka ia banyak berdoa”.[Fuşşilat 51]
Agar supaya kita dapat termasuk dalam golongan yang beruntung, maka kita harus suka bersyukur.

Allah ber-Firman :

“Apakah kamu tidak percaya dan heran bahwa datang kepadamu peringatan dari Tuhanmu yang dibawa oleh seorang laki-laki di antaramu untuk memberi peringatan kepadamu? Dan ingatlah oleh kamu sekalian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti yang berkuasa sesudah lenyapnya kaum Nuh, dan Tuhan telah melebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu daripada kaum Nuh itu. MAKA INGATLAH NIKMAT-NIKMAT ALLAH SUPAYA KAMU MENDAPAT KEBERUNTUNGAN”.[Al-'A`rāf 69]
“Agar mereka mengingkari nikmat yang telah Kami berikan kepada mereka dan agar mereka hidup bersenang-senang dalam kekafiran. Kelak mereka akan mengetahui akibat perbuatannya”.[Al-`Ankabūt 66]
“Dan ingatlah juga, tatkala Tuhanmu memaklumkan : "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.['Ibrāhīm 7]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

Allah ber-Firman :

“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?”.[Al-Qamar 22]
Semoga kita semua termasuk orang-orang yang suka ber-syukur atas segala nikmat-Nya.
Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin

No comments :

Post a Comment