Saturday, July 4, 2015

RENUNGAN BERIBADAH PUASA HARI KE-18 www.tematik2015.blogspot.com


RENUNGAN BER-IBADAH PUASA HARI KE-18
Ber-Ibadah Puasa pada hakekatnya kita melakukan pelatihan dan pensucian diri, antara lain berkesempatan untuk melatih diri agar kita dapat terbebas dari sifat boros dan senang ber-foya-foya, dengan harapan kelak setelah selesai ber-Ibadah Puasa, kita akan lebih berhati-hati dalam mengelola rezeki yang kita peroleh dari-Nya.

Allah ber-Firman :

“Sesungguhnya Allah Dialah Maha Pemberi rezeki Yang mempunyai Kekuatan lagi Sangat Kokoh”.[Adh-Dhāriyāt 58]
Banyak orang lupa bahwa rezeki itu datang dari-Nya. Padahal Dia yang kuasakan kepada kita untuk memilikinya & menguasainya. Dia-lah yang melapangkan serta menyempitkannya, karena itu kita wajib memakainya dengan Baik & Benar.

Allah ber-Firman :

“SESUNGGUHNYA TUHANMU NELAPANGKAN REZEKI KEPADA SIAPA YANG DIA KEHENDAKI DAN MENYEMPITKANNYA; sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya".[Al-'Isrā' 30]
“Kepunyaan-Nya-lah perbendaharaan langit dan bumi; DIA MELAPANGKAN REZEKI BAGI SIAPA YANG DIKEHENDAKI-NYA DAN MENYEMPITKANNYA. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui segala sesuatu”.[Ash-Shūraá 12]
“Katakanlah : "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi siapa yang dikehendaki-Nya". Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya”.[Saba' 39]
Dalam Al-Quran tersurat juga, bahwa pemborosan didalam membelanjakan harta merupakan perbuatan yang terlarang. Tapi kini banyak orang yang hidup berlebihan dalam kemewahan karena bergelimangan harta, bahkan hingga ketitik hedonisme, sampai-sampai menghalalkan segala cara untuk dapat menumpuk kekayaan.

Allah ber-Firman :

“Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan JANGANLAH KAMU MENGHAMBUR-HAMBURKAN HARTAMU SECARA BOROS”.[Al-'Isrā' 26]
“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,....sampai kamu masuk ke dalam kubur”.[At-Takāthur 1-2]
Pemborosan adalah sangat terlarang terutama bila dibelanjakan bukan dijalan-Nya serta penggunaan yang berlebihan-lebihan dan berfoya-foya, apalagi yang bersinggungan dengan kemaksiatan.

Allah ber-Firman :

“Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan, dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya”.[Al-'Isrā' 27]
“Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa bentuk dan warnanya dan tidak sama rasanya. Makanlah dari buahnya yang bermacam-macam itu bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya dengan disedekahkan kepada fakir miskin; DAN JANGANLAH KAMU BERLEBIH-LEBIHAN. SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK MENYUKAI ORANG-ORANG YANG BERLEBIH-LEBIHAN”.[Al-'An`ām 141]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

Allah ber-Firman :

“Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar adalah suatu kemuliaan besar bagimu dan bagi kaummu dan kelak kamu akan diminta pertanggungan jawab”.[Az-Zukhruf 44]
Semoga kelak setelah kita ber-Ibadah Puasa, kita mampu menjauh dari sifat berfoya-foya dan pemboros yang sangat merugikan kita, dan dapat meneruskan amalan ini secara berkesinambungan dibulan-bulan berikutnya.
Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin
★ SELAMAT BER-IBADAH PUASA ★
<meta NAME=”Description” CONTENT=” Kumpulan Tematik Ayat-Ayat Suci Al Quran dan Hadits serta Artikel-Artikel Menarik. TIDAK BERPOLITIK, baik untuk dibaca semua agama dan golongan ”> <title> <head> <meta NAME=”keywords” CONTENTS=” Dr. Yamin Hasibuan, Renungan Puasa, Ayat-Ayat Suci Al Quran”<head> <meta name =”robot” content=”index”> <meta name=”robot” content=follow”

No comments :

Post a Comment