RENUNGAN BER-IBADAH PUASA HARI KE-22
Apa saja masalah yang kita hadapi dan tidak diharapkan, terjadi sesuai dengan ketentuan-Nya, karena itu ber-Sabarlah dalam menghadapinya.
Maanfatkanlah Ibadah Puasa kita kali ini untuk berlatih diri dalam ber-Sabar.
Maanfatkanlah Ibadah Puasa kita kali ini untuk berlatih diri dalam ber-Sabar.
Allah ber-Firman :
“Tidak ada suatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali dengan ijin Allah; dan barangsiapa yang beriman kepada Allah niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”.[At-Taghābun 11]
SABAR ialah menahan diri dari kegundahan & emosi, menahan lisan dari keluh kesah serta menahan anggota tubuh dari perbuatan yang tidak terarah ketika menghadapi musibah.
Allah ber-Firman :
“BERSABARLAH HAI MUHAMMAD DAN TIADALAH KESABARANMU ITU MELAINKAN DENGAN PERTOLONGAN ALLAH dan janganlah kamu bersedih hati terhadap kekafiran mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan”.[An-Naĥl 127]
“Dan BERSABARLAH KAMU BERSAMA-SAMA DENGAN ORANG-ORANG YANG MENYERU TUHANNYA DI PAGI DAN SENJA HARI DENGAN MENGHARAP KERIDHAAN-NYA; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas”.[Al-Kahf 28]
Selain itu sabar adalah juga merupakan wujud dari keimanan kita.
Allah ber-Firman :
“Hai orang-orang yang ber-Iman, jadikanlah Sabar dan Shalat sebagai Penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang Sabar”.[Al-Baqarah 153]
"Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang Sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang kafir; dan jika diantaramu ada seribu orang yang Sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ribu orang, dengan seizin Allah. DAN ALLAH BESERTA ORANG-ORANG YANG SABAR”.[Al-'Anfāl 66]
Sabar merupakan keteguhan hati didalam menerima cobaan-Nya dengan lapang dan tenang, serta juga merupakan refleksi keteguhan untuk selalu bersandar pada Al-Quran.
Allah ber-Firman :
“Dan BER-SABAR-LAH DALAM MENUNGGU KETEPAN TUHANMU, MAKA SESUNGGUHNYA KAMU BERADA DALAM PENGLIHATAN KAMI, dan ber-Tasbih-lah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri,.....dan ber-Tasbih-lah kepada-Nya pada beberapa saat di malam hari dan di waktu terbenam bintang-bintang di waktu fajar”.[Aţ-Ţūr 48-49]
Ber-sabar memang tidaklah ringan dan mudah, namun bila berpahala tanpa batas, maka mengapa sabar harus berbatas.
Allah ber-Firman :
“Katakanlah : "Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. ber-Taqwa-lah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. SESUNGGUHNYA HANYA ORANG-ORANG YANG BER-SABAR-LAH YANG DICUKUPKAN PAHALA MEREKA TANPA BATAS”.[Az-Zumar 10]
Oleh sebab itu latihlah diri untuk bersabar dari waktu kewaktu dimulai dengan menyabarkan diri.
Allah ber-Firman :
“HAI ORANG-ORANG YANG BER-IMAN, BER-SABAR-LAH KAMU DAN KUATKAN-LAH KESABARANMU dan tetaplah bersiap siaga di perbatasan negerimu dan ber-Taqwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung”.['Āli `Imrān 200]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.
Allah ber-Firman :
“Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian,.....kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran”.[Al-`Aşr 2-3]
Semoga kita semua dapat berlatih diri untuk meningkatkan kesabaran dalam menghadapi segala bentuk permasalahan dikehidupan ini.
Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin
★ SELAMAT BER-IBADAH PUASA ★
No comments :
Post a Comment