RENUNGAN BER-IBADAH PUASA HARI KE-19
Dalam ber-Ibadah Puasa gunakan kesempatan baik bagi kita untuk membaca, mengerti dan memahami semua petunjuk serta aturan-aturan-Nya yang tersurat dalam Al-Quran.
Allah ber-Firman :
“BEBERAPA HARI YANG DITENTUKAN ITU IALAH BULAN RAMADHAN, BULAN YANG DI DALAMNYA DITURUNKAN PERMULAAN AL QURAN SEBAGAI PETUNJUK BAGI MANUSIA DAN PENJELASAN-PENJELASAN MENGENAI PETUNJUK ITU DAN PEMBEDA ANTARA YANG HAK DAN YANG BATHIL. Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir di negeri tempat tinggalnya di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan lalu ia berbuka, maka wajiblah baginya berpuasa, sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur”.[Al-Baqarah 185]
Memahami isi kandungan Al Quran dan mengamalkannya tidaklah semudah yang kita pikirkan.
Allah ber-Firnan :
"Allah menganugerahkan Al Hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi Hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran dari firman Allah".[Al-Baqarah 269]
"Dan sesungguhnya telah Kami turunkan berturut-turut perkataan ini (Al Quran) kepada mereka agar mereka mendapat pelajaran".[Al-Qaşaş 51]
Pada hakikatnya ber-Ibadah Puasa adalah masa pelatihan & pensucian diri yang berlangsung selama sebulan penuh agar kita mampu menjadi manusia yang ber-Taqwa.
Allah ber-Firman :
“Hai orang-orang yang ber-Iman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu ber-Taqwa.....yaitu dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan lalu ia berbuka, maka wajiblah baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya jika mereka tidak berpuasa membayar Fidyah, yaitu : "MEMBERI MAKAN SEORANG MISKIN". Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui”.[Al-Baqarah 183-184]
Ber-Taqwa ialah wujud ketaatan & kepatuhan kepada semua perintah-Nya yang tersurat dalam Al-Quran, oleh sebab itu merupakan kewajiban bagi kita semua untuk ber-Iman kepada Al-Quran dengan cara membaca, mengerti serta memahaminya, agar kita mampu mengamalkannya dalam kehidupan keseharian.
Allah ber-Firman :
“Dan Al-Quran itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan ber-Taqwalah agar kamu diberi Rahmat”.[Al-'An`ām 155]
“Sesunguhnya Kami menurunkan kepadamu Kitab (Al Quran) dengan membawa kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya”.[Az-Zumar 2]
Namun ternyata masih banyak orang disekeliling kita yang tidak ber-Iman kepada Al-Quran, bahkan ada yang membantah atau mengingkarinya.
Allah ber-Firman :
“Alif laam miim raa. Ini adalah ayat-ayat Al Kitab (Al Quran). Dan Kitab yang diturunkan kepadamu daripada Tuhanmu itu adalah benar; akan tetapi kebanyakan manusia tidak ber-Iman kepadanya”.[Ar-Ra`d 1]
“Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada manusia dalam Al Quran ini tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan manusia tidak menyukai kecuali mengingkari-nya”.[Al-'Isrā' 89]
“Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Quran ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah”.[Al-Kahf 54]
Sebab itu ber-Imanlah kepada Al-Quran sebagai wujud sebuah ketaqwaan, agar semua Amal Saleh kita tidak menjadi sia-sia.
Allah ber-Firman :
“Katakanlah : "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?"......yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.....Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan kufur terhadap perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi amalan mereka pada hari kiamat”.[Al-Kahf 103-105]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.
Allah ber-Firman :
"Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk".[Al-Qaşaş 56]
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan ber-Jihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan”.[Al-Mā'idah 35]
Semoga kelak kita mampu menjadi orang yang ber-Taqwa, yang Taat dan Patuh kepada semua perintah-Nya, serta bertekad untuk meneruskannya secara berkesinambungan dibulan-bulan berikutnya.
Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin
★ SELAMAT BER-IBADAH PUASA ★
No comments :
Post a Comment