Friday, July 31, 2015

FRIDAY REFLECTION www.tematik2015.blogspot.com


FRIDAY REFLECTION
The time rolling so fast and unnoticed we are already in the middle of Syawal month.
Recently we are more busy resume all deeds which we exercised & tested when we act of devotion of fasting, so that we are able to be a Pious person.

Allah Said :

“And those who no longer expect menstruation (monopause) among your women - if you doubt, then their period is three months, and also for those who have not menstruated. And for those who are pregnant, their term is until they give birth. And WHOEVER PIETY ALLAH - HE WILL MAKE FOR HIM OF HIS MATTER EASE.....that is the command of Allah , which He has sent down to you; and WHOEVER PIETY ALLAH - HE WILL REMOVE FOR HIM HIS MISDEEDS AND MAKE GREAT FOR HIM HIS REWARD".[Aţ-Ţalāq 4-5]
FAITH is to believe in your heart, worship by oral and do by deed.
PIETY is maintain good relationship with Allah by the way running all His commands and keep away all His prohibition.
That is why those believers are being instructed by Him to be a pious mankind, and don't Lie.

Allah Said :

“O' YOU WHO HAVE BELIEVED, PIETY ALLAH AS HE SHOULD BE PIETIED and do not die except as Muslims [in submission to Him]".['Āli `Imrān 102]
"O' YOU WHO HAVE BELIEVED, PIETY ALLAH and SPEAK WORDS OF APPROPRIATE JUSTICE,....He will then amend for you your deeds and forgive you your sins. And whoever obeys Allah and His Messenger has certainly attained a great attainment”.[Al-'Aĥzāb 70-71]
"O' YOU WHO HAVE BELIEVED, PIETY ALLAH and give up what remains due to you of interest, if you should be Believers".[Al-Baqarah 278]
Those piety are those who obey and submissive in folloeing all His commabds which are written in the Holy Quran.

Allah Said :

“And this Holy Quran is a Book We have revealed which is blessed, so follow it and Piety Allah that you may receive mercy”.[Al-'An`ām 155]
Devotion could only be done by those believer that understand and practicesm the verses of the Holy Quran.

Allah Said :

“This Holy Quran is a clear statement to all the people and a guidance and instruction for those pious to Allah”.['Āli `Imrān 138]
“And indeed, the Holy Quran is a reminder for those pious to Allah".[Al-Ĥāqqah 48]
But now the Life on Earth seem yo follow the dynamics which separates the Life on Earth with the Holy Quran.
But actually the case is that the Holy Quran thus present to bridge the Life on Earth with the Life HereAfter.

Allah Said :

“THIS HOLY QURAN IS NOTIFICATION FOR THE PEOPLE that they may be warned thereby and that they may know that He is but one God and that those of understanding will be reminded”.['Ibrāhīm 52]
“And hold firmly to the rope of Allah all together and do not become divided. And remember the favor of Allah upon you - when you were (during ignorance) enemies and He brought your hearts together and you became, by His favor, brothers. And you were on the edge of a pit of the Fire, and He saved you from it. THUS DOES ALLAH MAKE CLEAR TO YOU HIS VERSES THAT YOU MAY BE GUIDED”.['Āli `Imrān 103]
Mighty Right Allah with all His Words.

Allah Said :

“O' you who have believed, if you piety Allah, He will grant you a criterion and will remove from you your misdeeds and forgive you. And Allah is the possessor of great bounty”.[Al-'Anfāl 29]
May this Friday Reflection is useful for all of us in order to improve our Devotion to Him.
Subhaana Rabbeka Rabbel Ezzate Amma Yashefun -
Wa'Salaamun ala Mursaleen-
Walhamdulellahe Rabbel’Alaameen
Aameen Yaa Rabbil’Alaameen
★BLESSED ACT OF DEVOTION★

APA ITU KUSTA www.tematik2015.blogspot.com

Saya selaku Admin dari blog ini, adalah orang yang semasa aktifnya bekerja di kusta. Penyakit kusta ada tersurat dalam Al Quran, (Al Maidah ayat 110 dan Ali Imron ayat 49).

Untuk selengapnya apa itu kusta? KLIK INI 

Informasi Lengkap Sejarah Kusta di Indonesia: KLIK INI

Suatu waktu TV Al Jazeera meng-cover kegiatan di lapangan: KLIK INI


RENUNGAN JUMAT www.tematik2015.blogspot.com


1 hr · 
RENUNGAN JUMAT
Waktu bergulir begitu cepatnya dan tanpa terasa kita sudah berada dipertengahan bulan Syawal.
Kini kita makin sibuk melanjutkan segala amalan yang kita latih & uji ketika ber-Ibadah Puasa, sehingga kita mampu menjadi orang yang ber-Taqwa.

Allah ber-Firman :

“Dan perempuan-perempuan yang tidak haid lagi (monopause) di antara perempuan-perempuanmu jika kamu ragu-ragu tentang masa iddahnya, maka masa iddah mereka adalah tiga bulan; dan begitu pula perempuan-perempuan yang tidak haid. Dan perempuan-perempuan yang hamil, waktu iddah mereka itu ialah sampai mereka melahirkan kandungannya. Dan BARANGSIAPA YANG BER-TAQWA KEPADA ALLAH, NISCAYA ALLAH MENJADIKAN BAGINYA KEMUDAHAN DALAM URUSANNYA.....Itulah perintah Allah yang diturunkan-Nya kepada kamu, dan BARANGSIAPA YANG BER-TAQWA KEPADA ALLAH, NISCAYA DIA AKAN MENGHAPUS KESALAHAN-KESALAHAN-NYA DAN AKAN MELIPAT GANDAKAN PAHALA BAGINYA".[Aţ-Ţalāq 4-5]
IMAN ialah meyakini dalam hati, mengucap dengan lisan serta melakukan dengan perbuatan.
TAQWA ialah memelihara hubungan baik dengan Allah dengan cara menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Itulah sebabnya orang-orang yang ber-Iman diperintahkan-Nya untuk menjadi insan yang ber-Taqwa, dan Jangan suka ber-Bohong.

Allah ber-Firman :

“HAI ORANG-ORANG YANG BER-IMAN, BER-TAQWA-LAH KEPADA ALLAH SEBENAR-BENAR TAQWA KEPADA-NYA; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam".['Āli `Imrān 102]
“HAI ORANG-ORANG YANG BER-IMAN, BER-TAQWA-LAH KAMU KEPADA ALLAH dan KATAKANLAH PERKATAAN YANG BENAR,....niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar”.[Al-'Aĥzāb 70-71]
"HAI ORANG-ORANG YANG BER-IMAN, BER-TAQWA-LAH KEPADA ALLAH dan tinggalkan sisa riba yang belum dipungut jika kamu orang-orang yang ber-Iman".[Al-Baqarah 278]
Mereka yang ber-Taqwa adalah mereka yang taat dan patuh dalam mengikuti semua perintah-perintah-Nya yang tersurat dalam Al-Quran.

Allah ber-Firman :

“Dan Al-Quran itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan ber-Taqwa-lah agar kamu diberi Rahmat”.[Al-'An`ām 155]
Ke-Taqwa-an hanya dapat dilakukan oleh orang-orang yang ber-Iman yang memahami serta mengamalkan ayat-ayat Al-Quran.

Allah ber-Firman :

“Al Quran ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang ber-Taqwa”.['Āli `Imrān 138]
“Dan sesungguhnya Al Quran itu benar-benar suatu pelajaran bagi orang-orang yang ber-Taqwa".[Al-Ĥāqqah 48]
Tetapi kini kehidupan di dunia seakan mengikuti dinamika yang memisahkan kehidupan di dunia dengan Al-Quran.
Padahal Al-Quran justru hadir untuk menjembatani kehidupan di dunia dengan kehidupan di Akhirat.

Allah ber-Firman :

“AL QURAN INI ADALAH PENJELASAN YANG SEMPURNA BAGI MANUSIA, dan supaya mereka diberi Peringatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran”.['Ibrāhīm 52]
“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali agama Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. DEMIKIANLAH ALLAH MENERANGKAN AYAT-AYAT-NYA KEPADAMU, AGAR KAMU MENDAPAT PETUNJUK”.['Āli `Imrān 103]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

Allah ber-Firman :

“Hai orang-orang ber-Iman, jika kamu ber-Taqwa kepada Allah, Kami akan memberikan kepadamu Furqaan. Dan kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni Dosa-Dosa-mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar”.[Al-'Anfāl 29]
Semoga renungan Jumat ini dapat bermanfaat bagi kita semuanya didalam rangka meningkatkan ke-Taqwa-an kita kepada-Nya.
Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun -
Wa'Salaamun ala Mursaliin-
Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin
Aamiin Yaa Rabbil’Alaamiin
★ SELAMAT BER-IBADAH ★

Thursday, July 30, 2015

7 SUNNAH YG MESTI KITA AMALKAN www.tematik2015.blogspot.com


1 hr · 

7 SUNNAH YG MESTI KITA AMALKAN
Sebagai peringatan utk diri sendiri, dan para sahabat tercinta, Inshaa'Allah akan mendatangkan berkah dunia akhirat, mari kita laksanakan 7 Sunnah Rasulullah SAW berikut ini :
★Pertama:★
➖➖➖➖➖
Tahajud, karena kemuliaan seorang mukmin terletak pada Tahajudnya.

Allah ber-Firman :

"Dan pada sebahagian malam hari ber-sembahyang Tahajud-lah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji".[Al-'Isrā' 79]
"Hai orang yang berselimut (Muhammad),...bangunlah untuk sembahyang di malam hari, kecuali sedikit daripadanya,....yaitu seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit.....atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan".[Al-Muzzammil 1-4]
"Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri sembahyang kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan demikian pula segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah bagimu dari Al Quran. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah bagimu dari Al Quran dan dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berikanlah pinjaman kepada Allah pinjaman yang baik. Dan kebaikan apa saja yang kamu perbuat untuk dirimu niscaya kamu memperoleh balasannya di sisi Allah sebagai balasan yang paling baik dan yang paling besar pahalanya. Dan mohonlah ampunan kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".[Al-Muzzammil 20]
Pastinya doa mudah termakbul, menjadikan kita semakin dekat dengan Allah, jg merupakan Sunnah yg paling mulia setelah Fardhu.
★Kedua:★
➖➖➖➖➖
Membaca Al-Qur’an seblm terbit matahari, alangkah baiknya seblm melihat dunia, mata kita gunakan utk membaca Al-Qur’an terlebih dahulu dengan penuh pemahaman.

Allah ber-Firman :

"Dan Al Quran itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian".[Al-'Isrā' 106]
"Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al qur'an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan katakanlah: "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan".[Ţāhā 114]
"Allah menganugerahkan Al Hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi Hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi Karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran dari firman Allah".[Al-Baqarah 269]
Paling tidak jika sesibuk apapun kita, bacalah walau beberapa ayat..
★Ketiga:★
➖➖➖➖➖
Jangan tinggalkan masjid terutama di waktu subuh.

Allah ber-Firman :

"Dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping menyembah Allah".[Al-Jinn 18]
"Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan dirikanlah pula shalat subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan oleh malaikat".[Al-'Isrā' 78]
Sebelum melangkahkan kaki kemana pun, langkahkan kaki ke mesjid terlebih dahulu, karena masjid merupakan pusat keberkahan, ingat karena panggilan Allah bagi orang2 beriman untuk memakmurkan rumah Allah.

Allah ber-Firman :

HAI ANAK ADAM, PAKAILAH PAKAIANMU YANG INDAH DI SETIAP MEMASUKI MESJID, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan".[Al-'A`rāf 31]
Alangkah baiknya jikalau diawali dg 2 rokaat minal fajar krn itu lbh baik drpd dunia dan seisinya.
★Keempat:★
➖➖➖➖➖➖
Jaga sholat dhuha, karena kunci rezeki terletak pada sholat dhuha.

Allah ber-Firman :

"Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan Shalat, dan menafkahkan sebagian Rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan yang baik".[Ar-Ra`d 22]
"Sesungguhnya orang-orang yang ber-Iman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah Iman mereka karenanya, dan hanya kepada Tuhanlah mereka ber-Tawakkal.....yaitu orang-orang yang mendirikan Shalat dan yang menafkahkan sebagian dari Rezeki yang Kami berikan kepada mereka".[Al-'Anfāl 2-3]
Yakinlah, manfaat sholat dhuha sangat dahsyat dalam mendatangkan rezekiNya.
★Kelima:★
➖➖➖➖➖
Sedekah setiap hari. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan para malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah.

Allah ber-Firman :

"Hai orang-orang yang ber-Iman, janganlah kamu menghilangkan Pahala Sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti perasaan si penerima, seperti orang yang menafkahkan hartanya karena Riya kepada manusia dan dia tidak ber-Iman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih tidak bertanah. Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir".[Al-Baqarah 264]
Percayalah, sedekah yang diberikan akan dibalas oleh Allah dengan berlipat ganda.

Allah ber-Firman :

"Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang Muslim, laki-laki dan perempuan yang Mukmin, laki-laki dan perempuan yang Tetap Dalam ke-Taatan-nya, laki-laki dan perempuan yang Benar, laki-laki dan perempuan yang Sabar, laki-laki dan perempuan yang Khusyu', LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN YANG BER-SEDEKAH, laki-laki dan perempuan yang ber-Puasa, laki-laki dan perempuan yang Memelihara Kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang Banyak Menyebut Nama Allah, ALLAH TELAH MENYEDIAKAN UNTUK MEREKA AMPUNAN DAN PAHALA YANG BESAR.
★Keenam:★
➖➖➖➖➖
Jaga Wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yang ber-Wudhu.

Allah ber-Firman :

"Hai orang-orang yang ber-Iman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka Basuhlah Mukamu dan Tanganmu sampai dengan Siku, dan Sapulah Kepalamu dan Basuh kakimu sampai dengan kedua Mata Kaki, dan jika kamu Junub maka Mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka ber-Tayammumlah dengan Tanah yang Baik Bersih; Sapulah Mukamu dan Tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurna-kan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu ber-Syukur".[Al-Mā'idah 6]
"Hai orang-orang yang ber-Iman, janganlah kamu Shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, jangan pula hampiri mesjid sedang kamu dalam keadaan Junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka ber-Tayamumlah kamu dengan tanah yang baik Suci; sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun".[An-Nisā' 43]
Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu sholat walau ia sedang tidak sholat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, "ampuni dosanya dan sayangilah dia yaa Allah”.
★Ketujuh:★
➖➖➖➖➖
Amalkan Istighfar setiap saat & se-banyak2-nya
★Astaghfirullah'adhiim wa Atuubu ilaihi....
yang ber-Makna :
'Aku memohon ampunan Allah dan aku bertaubat kepada-Nya'.
Hanya dengan memohon kepada Allah-lah kita akan memperoleh pertolongan-Nya, setelah kita penuhi Hak-Nya.

Allah ber-Firman :

"Dan Tuhanmu berfirman: “BERDOALAH KEPADA-KU, NISCAYA AKAN KU-PERKENANKAN BAGIMU. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”.[Al-Mu’min 60]
“Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu selain dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin ber-Tawakkal”.[Ali-Imran 160]
Dengan istighfar masalah yang terjadi karena dosa kita akan dijauhkan oleh Allah.
Sebarkanlah ilmu ini...
Subhanallah Rabbika Rabbil Issathi Amma Yashifun
Wa'Salamuun ala Mursaliin
Walhamdulillahi Rabbil'Allaamiin
Aamiin Ya'Rabbil'Allaamiin
★SELAMAT BER-IBADAH★

MAKANLAH SESUAI ATURAN-NYA www.tematik2015.blogspot.com


MAKANLAH SESUAI ATURAN-NYA
Dalam Al-Quran tersurat, bahwa kesehatan adalah karunia nikmat terbesar yang wajib kita syukuri dengan taat & patuh kepada-Nya sebagai wujud dari ke-Taqwa-an.
Secara terperinci tersurat juga dalam Al-Quran berbagai petunjuk bagi orang-orang yang ber-Iman sebagai "standar prosedur bergiat" didalam mengarungi Kehidupan di Dunia.

Allah ber-Firman :

"Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Quran) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang ber-Iman".[Al-'A`rāf 52]
Al-Quran menjelaskan :
●| Agar manusia memperhatikan makanannya.

Allah ber-Firman :

“Sekali-kali jangan; manusia itu belum melaksanakan apa yang diperintahkan Allah kepadanya,.....maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya”.[`Abasa 23-24]
●| Mengenai makanan halal yang telah direzekikan-Nya kepada kita.

Allah ber-Firman :

“Hai orang-orang yang ber-Iman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah”.[Al-Baqarah 172]
“Maka makanlah yang halal lagi baik dari rezeki yang telah diberikan Allah kepadamu; dan syukurilah nikmat Allah, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah”.[An-Naĥl 114]
"Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan ber-Taqwa-lah kepada Allah yang kamu ber-Iman kepada-Nya".[Al-Mā'idah 88]
●| Tentang makanan dari berbagai aspek sebagai pedoman kita.

Allah ber-Firman :

"Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu memakan bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".[An-Naĥl 115]
"Katakanlah : "Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi -- karena sesungguhnya semua itu kotor -- atau binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa, sedang dia tidak menginginkannya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Tuhanmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".[Al-'An`ām 145]
●| Pentingnya kita untuk mengkonsumsi susu karena tidak ada satupun makanan atau minuman yang dapat menghilangkan lapar dan dahaga sebaik susu.

Allah ber-Firman :

"Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya berupa susu yang bersih antara tahi dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya".[An-Naĥl 66]
●| Agar kita tidak makan dan minum secara berlebihan.

Allah ber-Firman :

"Makan dan minumlah dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan".[Al-A'raaf 31]
“Tuhan Yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjuki aku, dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku, dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku dan Yang akan mematikan aku”.[Asy-Syuaraa 78-82]
Sebagai bentuk rasa syukur terhadap nikmat sehat itu selain selalu menjalankan semua aturan-Nya dalam Al-Quran adalah juga menjaga & memeliharanya.
Diantara pemeliharaan kesehatan itu selain dari berolahraga adalah melalui makanan yang kita konsumsikan dalam kehidupan keseharian.

Allah ber-Firman :

“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang ketika disembelih disebut nama selain Allah”. [Al-Baqarah 173]
“Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi”.[Al-Baqarah 168]
Adapun bentuk lain dari pemeliharaan serta perbaikan kesehatan adalah dengan selalu mengkonsumsi madu.

Allah ber-Firman :

“Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang dibukit-bukit, dipohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia, kemudian makanlah dari tiap-tiap macam buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan bagimu. Dari perut lebah itu keluar minuman [madu] yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda kebesaran Tuhan bagi orang-orang yang memikirkan”.[An-Nahl 68-69]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

Allah ber-Firman :

"Al-Quran ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia".[Ibrahim 52]
“Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur”.[Al-Mu'min 61]

Semoga kita semuanya selalu mensyukuri nikmat sehat serta mampu memelihara dan menjaganya sebagai wujud ketaqwaan; dan semoga kita semua mampu mengikuti semua petunjuk-Nya yang tersurat dalam Al-Quran.
Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun -
Wa'Salaamun ala Mursaliin-
Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin
Aamiin Yaa Rabbil’Alaamiin
★ SELAMAT BER-IBADAH ★

Tuesday, July 28, 2015

BILA USIA TELAH SAMPAI 40 TAHUN BER-HATI2-LAH www.tematik2015.logspot.com




BILA USIA TELAH SAMPAI 40 TAHUN BER-HATI2-LAH
Banyak orang yang tidak menyadari bahwa dalam Al-Quran tersurat tentang hal yang perlu diperhatikan dan ditindak lanjuti bila manusia ber-usia 40 tahun.

Allah ber-Firman :

“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah pula. Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga APABILA DIA TELAH DEWASA DAN UMURNYA SAMPAI EMPAT PULUH TAHUN IA BERDOA : "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan memberi kebaikan kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri."”.[Al-'Aĥqāf 15]
Usia 40 tahun disebutkan dengan jelas dalam ayat ini. Pada usia inilah manusia mencapai puncak kehidupannya baik dari segi fisik, intelektual, emosi, maupun spiritualnya. Ia benar-benar telah meninggalkan usia mudanya dan melangkah ke usia dewasa yang sebenar-benarnya.
Doa yang terdapat dalam ayat tersebut dianjurkan untuk dibaca oleh mereka yang berusia 40 tahun atau lebih. Di dalamnya terkandung penjelasan yang jelas bahwa mereka; telah menerima nikmat yang sempurna, kecenderungan untuk beramal yang positif, telah mempunyai keluarga yang harmoni, kecenderungan untuk bertaubat dan kembali kepada Allah.

Allah ber-Firman :ُ

"Dan mereka berteriak di dalam neraka itu: "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan". Dan APAKAH KAMU TIDAK MEMANJANGKAN UMURMU DALAM MASA YANG CUKUP UNTUK BERPIKIR BAGI ORANG YANG MAU BERPIKIR, DAN APAKAH TIDAK DATANG KEPADA KAMU PEMBERI PERINGATAN?, maka rasakanlah azab Kami dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun".[Fāţir 37]
Menurut Ibnu Abbas, Hasan al-Bashri, al-Kalbi, Wahab bin Munabbih, dan Masruq –Radhiyallahu ajma’in-, yang dimaksud dengan “umur panjang dalam masa yang cukup untuk berfikir” dalam ayat tersebut tidak lain adalah ketika berusia 40 tahun.
Menurut Ibnu Katsir, ayat ini memberikan petunjuk bahwa manusia apabila menjelang usia 40 tahun hendaklah memperbarui taubat dan kembali kepada Allah dengan bersungguh-sungguh.
Apabila itu berlaku menjelang usia 40 tahun, maka Allah memberikan janjiNya dalam ayat setelah itu, yaitu Kematangan.

Allah ber-Firman :

"Mereka itulah orang-orang yang Kami terima dari mereka amal yang baik yang telah mereka kerjakan dan Kami ampuni kesalahan-kesalahan mereka, bersama penghuni-penghuni surga, sebagai janji yang benar yang telah dijanjikan kepada mereka".[Al-'Aĥqāf 16]
Usia 40 tahun adalah usia matang untuk kita bersungguh-sungguh dalam hidup. Mengumpulkan pengalaman, menajamkan hikmah dan kebijaksanaan, membuang kejahilan ketika usia muda, lebih berhati-hati, melihat sesuatu dengan hikmah dan penuh penelitian. Maka tidak heran tokoh-tokoh pemimpin muncul secara matang pada usia ini.
Bahkan Nabi s.a.w seperti yang disebut oleh Ibn ‘Abbas:
“Diutusnya Rasulullah (yaitu) pada usia 40 tahun” (HR Bukhari).
Nabi Muhammad s.a.w diutus menjadi nabi tepat pada usia 40 tahun. Begitu juga dengan nabi-nabi yang lain, kecuali Nabi Isa as. dan Nabi Yahya as.
Banyak negara menetapkan untuk menduduki jabatan-jabatan elit seperti Kepala Negara, disyaratkan bakal calon harus telah berusia 40 tahun.
Masyarakat sendiri mengakui prestasi seseorang mantap tatkala orang itu telah berusia 40 tahun.
•| Soekarno menjadi presiden pada usia 44 tahun.
•| Soeharto menjadi presiden pada umur 46 tahun.
•| J.F. Kennedy 44 tahun.
•| Bill Clinton 46 tahun.
•| Paul Keating 47 tahun.
•| Tony Blair 44 tahun.
Mengapa umur 40 tahun begitu penting?
Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyah usia manusia diklasifikasikan menjadi 4 (empat) periode, yaitu:
●Anak-Anak (Aulad): sejak lahir hingga akil baligh
●Pemuda (Syabab) : sejak akil baligh hingga 40 tahun
●Dewasa (Kuhul) : Usia 40 tahun adalah usia ketika manusia benar-benar meninggalkan masa mudanya dan beralih kepada masa dewasa sempurna.
Kenyataan yang paling menarik pada usia 40 tahun ini adalah meningkatnya minat seseorang terhadap agama sedangkan semasa mudanya jauh sekali dengan agama. Seolah-olah macam satu fitrah di usia ini ramai yang mula menutup aurat dan mengikuti kajian-kajian agama. Jika ada orang yang telah mencapai usia ini, namun belum ada minatnya terhadap agama maka ini pertanda yang buruk dari kesudahan umurnya di dunia.
Salah satu keistimewaan usia 40 tahun tercermin dari sabda Rasulullah saw :
“Seorang hamba muslim bila usianya mencapai 40 tahun, Allah akan meringankan hisabnya (perhitungan amalnya).
Jika usianya mencapai 60 tahun, Allah akan memberikan anugerah berupa kemampuan kembali (bertaubat) kepadaNya.
Bila usianya mencapai 70 tahun, para penduduk langit (malaikat) akan mencintainya.
Jika usianya mencapai 80 tahun, Allah akan menetapkan amal kebaikannya dan menghapus amal keburukannya.
Dan bila usianya mencapai 90 puluh tahun, Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan dosa-dosanya yang dahulu, Allah juga akan memberikan pertolongan kepada anggota keluarganya, serta Allah akan mencatatnya sebagai tawanan Allah di bumi”. (HR. Imam Ahmad)
Hadits ini menyebut usia 40 tahun paling awal memiliki komitmen terhadap penghambaan kepada Allah swt. sekaligus konsisten terhadap Islam, maka Allah swt. akan meringankan hisabnya. Orang yang usianya mencapai 40 tahun mendapatkan keistimewaan berupa hisabnya diringankan. Tetapi umur 40 tahun merupakan saat harus berhati-hati juga. Ibarat waktu, orang yang berumur 40 tahun mungkin sudah masuk senja.

Allah ber-Firman :

"Sesungguhnya agama yang diridhai disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian yang ada di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya".['Āli `Imrān 19]
Abdullah bin Abbas ra. dalam suatu riwayat berkata :
“Barangsiapa mencapai usia 40 tahun dan amal kebajikannya tidak mantap dan tidak dapat mengalahkan amal keburukannya, maka hendaklah ia bersiap-siap ke neraka.”
Imam Asy-Syafi’i tatkala mencapai usia 40 tahun, beliau berjalan sambil memakai tongkat. Jika ditanya, jawab beliau, “Agar aku ingat bahwa aku adalah musafir. Demi Allah, aku melihat diriku sekarang ini seperti seekor burung yang dipenjara di dalam sangkar. Lalu burung itu lepas di udara, kecuali telapak kakinya saja yang masih tertambat dalam sangkar. Komitmenku sekarang seperti itu juga. Aku tidak memiliki sisa-sisa syahwat untuk menetap tinggal di dunia. Aku tidak berkenan sahabat-sahabatku memberiku sedikit pun sedekah dari dunia. Aku juga tidak berkenan mereka mengingatkanku sedikit pun tentang hiruk-pikuk dunia, kecuali hal yang menurut syara’ lazim bagiku. Di antara aku dan dia ada Allah.”
Lantas, apa yang harus kita lakukan menginjak usia 40 tahun?
•|Meneguhkan tujuan hidup;
•|Meningkatkan daya spiritual;
•|Menjadikan uban sebagai peringatan (bukan dicabut);
•|Memperbanyak bersyukur;
•|Menjaga makan dan tidur;
•|Menjaga istiqamah dalam ibadah.
Jika ada yang mengatakan bahwa :
"Life began at forty",
maka saya cenderung berpendapat kehidupan yang dimaksudkan ialah kehidupan terarah kepada mendekatkan diri kepada penciptaNya dengan sebenar-benarnya.

Allah ber-Firman :

"Maka apakah orang-orang yang dibukakan Allah hatinya untuk menerima agama Islam lalu ia mendapat cahaya dari Tuhannya sama dengan orang yang membatu hatinya? Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka yang telah membatu hatinya untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata".[Az-Zumar 22]
Tetapi satu perkara yang kita harus senantiasa sadari bahwa kematian memanggil kita kapan saja tanpa perlu tanda-tanda, tanpa alamat dan tanpa mengira usia.
Jika kita beranggapan harus menunggu usia 40 tahun untuk baru memulaikan kehidupan yang dimaksudkan di atas, maka rugi dan sia-sia lah hidup kita jika umur kita tidak panjang!
Hadits Nabi :
"Orang yang bijak adalah orang yang selalu mengingati mati”.
Ramai manusia tertipu dengan keindahan dunia dan isinya yang bersifat sementara. Sejak Nabi Adam As sehingga kini, kesemuanya telah kembali kepada Allah swt, tidak kira kaya atau miskin, berpangkat atau tidak.
Mengingati mati bukan bermakna kita akan gagal di dunia. Tetapi dengan mengingat mati kita akan menjadi insan yang berjaya di dunia dan di akhirat.

Allah ber-Firman :

"Hai orang-orang yang ber-Iman, ber-Taqwa-lah kepada Allah sebenar-benar Taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam".['Āli `Imrān 102]
Janganlah menunggu sehingga esok untuk membuat persediaan menghadapi kematian, kerana mati boleh datang kapan saja. Wallahu a’lam.
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

Allah ber-Firman :

"Al-Quran ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia".[Ibrahim 52]
"Hai orang-orang yang ber-Iman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu".[Al-Baqarah 208]
“Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur”.[Al-Mu'min 61]

Semoga kita semuanya selalu mensyukuri nikmat sehat serta mampu memelihara dan menjaganya sebagai wujud ketaqwaan; dan semoga kita semua mampu mengikuti semua petunjuk-Nya yang tersurat dalam Al-Quran.
Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun -
Wa'Salaamun ala Mursaliin-
Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin
Aamiin Yaa Rabbil’Alaamiin
★ SELAMAT BER-IBADAH ★

Sunday, July 26, 2015

MEMPERBAIKI KELEMAHAN DIRI www.tamatik2015.blogspot.com


5 hrs · 


MEMPERBAIKI KELEMAHAN DIRI
Al-Quran menerangkan berbagai kelemahan Manusia agar dijadikan bahan renungan sebagai motivasi untuk dapat diperbaiki.
Berbagai kelemahan tersebut antara lain adalah:
●| Mencintai Kehidupan Dunia.

Allah ber-Firman :

“Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu Hai Manusia mencintai Kehidupan Dunia”.[Al-Qiyamah 20]
●| Sering membantah.

Allah ber-Firman :

“Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Quran ini bermacam-macam perumpamaan. Dan MANUSIA ADALAH MAHLUK YANG PALING BANYAK MEMBANTAH”.[Al-Kahfi 54].
●| Senang ber-maksiat.

Allah ber-Firman :

“Bahkan Manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus’.[Al-Qiyamah 5]
●| Melampaui batas.

Allah ber-Firman :

“Ketahuilah! Sesungguhnya Manusia benar-benar melampaui batas”. [Al -Alaq 6]
●| Dzalim.

Allah ber-Firman :

"Dan Dia telah memberikan kepadamu keperluanmu dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. SESUNGGUHNYA MANUSIA ITU SANGAT ZALIM dan sangat mengingkari nikmat Allah".[Ibrahim 34]
●| Tergesa-gesa.

Allah ber-Firman :

"MANUSIA TELAH DIJADIKAN BERTABIAT TERGESA-GESA. Kelak akan Aku perIihatkan kepadamu tanda-tanda azab-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera".[Al-Anbiyaa 37]
●| Kikir.

Allah ber-Firman :

“Katakanlah: "Kalau seandainya kamu menguasai perbendaharaan-perbendaharaan rahmat Tuhanku, niscaya perbendaharaan itu kamu tahan, karena takut membelanjakannya". DAN ADALAH MANUSIA ITU SANGAT KIKIR”.[Al-Israa 100]
●| Keluh Kesah.

Allah ber-Firman :

“Sesungguhnya Manusia diciptakan bersifat keluh kesah”.[Al-Ma’arij 19]
●| Lemah.

Allah ber-Firman :

“Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, DAN MANUSIA DIJADIKAN BERSIFAT LEMAH”.[An-Nisaa 28]
●| Ingkar Nikmat-Nya.

Allah ber-Firman :

"Jika mereka berpaling maka Kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi mereka. Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan Risalah. Sesungguhnya apabila Kami merasakan kepada manusia sesuatu rahmat dari Kami dia bergembira ria karena rahmat itu. Dan jika mereka ditimpa kesusahan disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri, niscaya mereka ingkar, karena SESUNGGUHNYA MANUSIA ITU AMAT INGKAR KEPADA NIKMAT".[Asy-Syura 48]
●| Mudah lupa.

Allah ber-Firman :

“Dan Apabila Manusia ditimpa bahaya, dia ber-Doa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia kembali melalui jalannya yang sesat, seolah dia tidak pernah berdoa kepada Kami, untuk menghilangkan bahaya yang telah menimpanya...Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan”.[Yunus 12]
●| Mudah putus asa.

Allah ber-Firman :

"Dan Jika Kami rasakan kepada Manusia suatu Rahmat [Nikmat] dari Kami, kemudian Rahmat itu Kami cabut daripadanya, pastilah dia menjadi putus asa lagi tidak berterima kasih".[Hud 9]
●| Ingkar pada Al-Quran.

Allah ber-Firman :

“Dan Sesungguhnya Kami telah mengulang-ulang kepada Manusia dalam Al-Quran ini tiap-tiap macam perumpamaan, tapi kebanyakan Manusia tidak menyukai kecuali mengingkarinya”.[Al-Israa 89]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

Allah ber-Firman :

“Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kamu tidak menyadarinya,......supaya jangan ada orang yang mengatakan: "Amat besar penyesalanku atas kelalaianku dalam menunaikan kewajiban terhadap Allah, sedang aku sesungguhnya termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan agama Allah”.[Az-Zumar 55-56]
Semoga kita semua dapat memperbaiki beberapa kelemahan itu demi ketenteraman & kebahagiaan kita.
Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun...
Wa'Salaamun 'alal Mursaliin
Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin
Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin
★ SELAMAT BER-IBADAH ★

Saturday, July 25, 2015

KEBENARAN www.tematik2015.blogspot.com

KEBENARAN 
Saya hanya memilih apa yg telah dipublikasikan tentang beberapa kebenaran. Bagi pembaca yang belum menyakini kebenaran yang disajikan ini, mari kita renungkan secara logis. Bagi yg sudah menerima info kebenaran ini, mudah-mudahan akan meningkat keyakinannya.

Apakah Allah itu ada?  KLIK TAUTAN INI

Apakah Agama Islam itu benar?  KLKIK TAUTAN INI

Simak Video ini yg juga DISKUSI KEBENARAN

Ditugaskan Mencari Kelemahan Al-Qur’an, Pastur Lulusan Vatikan Ini Justru Memutuskan Memeluk Islam


pastur masuk islam
Islamedia – Mantan Pastur bernama Romo Christian mengisahkan latar belakang mengapa dirinya akhirnya memeluk Agama Islam. Pada awalnya Sang Pastur diberi tugas untuk mempelajari Al-Qur’an untuk mencari kelemahan Al-Qur’an, sehingga akan mudah untuk melakukan pemurtadan kepada Umat Islam.
Romo Christian merupakan lulusan terbaik Saint Peters Vatikan, Roma. Menyelesaikan studi hanya dalam waktu 1,5 tahun yang seharusnya 3 tahun dengan IPK 4.00 (Cum Laude).
Saat itu Romo Christian membaca Al-Qur’an di perpustakaan Vatikan. Karena tidak memahami bagaimana membaca Al-Qur’an, membuka Al-Qur’an dari arah yang salah, yakni dari kiri ke kanan, surat yang pertama kali dibaca adalah Surat Al-Ikhlas, karena posisinya diposisi paling atas.
Saat membaca surat Al-Ikhlas, sosok Romo Christian bergetar ketika membaca ayat yang berbunyi : “lam yalid walam yuulad, walam yakullahu kufuan ahad” yang memiliki arti : Ia tidak beranak, tidak diperanakkan dan tidak ada sesuatu yang menyerupai dia”.
Akibat salah membaca Al-Qur’an, salah seorang uskup Agung Alonso menegur Romo Christian dengan mengatakan : “you do the wrong with the open qur’an you should be right to left”.
Sejak berinteraksi dengan Al-Qur’an,Romo Christian menjadi mencintai Al-Qur’an. Hingga akhirnya dengan penuh keyakinan memutuskan menjadi seorang Muslim.
Setelah memutuskan untuk memeluk Islam, Romo Christian mengganti namanya dengan nama Bangun Samudra dan menjadi mubaligh.
Alhamdulillah sejak ikrar syahadat telah berhasil mengislamkan kakaknya yang bernama Albertus bersama istri (Bernaded) dan anak anaknya. Juga adik beliau Dhorotea pun juga sudah menjadi islam. Dan dapat mengislamkan kedua orang tua nya.
Ingin menonton langsung kisah lengkapnya, dapat menonton langsung video kesaksian Ustadz Bangun Samudra berikut ini:

Sumber Informasi: KLIK INI

FONDASI AGAMA ISLAM www.tematik2015.blospot.com

Seorang Muslim harus MEMBANGUN FONDASI Agamanya agar ia kokoh dalam melaksanakan Angamanya. Jadi seorang Muslim bukan karena faktor keturunan semata (orang tua Muslim maka otomatis anaknyapun Muslim), tanpa membangun fondasi agamanya maka ke- Islamannya tidak akan kokoh dan mudah tergoyahkan.
Fondasi agama Islam terdiri dari  5 Rukun Islam dan 6 Rukun Iman (Percaya)

RUKUN ISLAM ADA 5 YAITU:

1. Mengucap dua kalimah syahadah.


Syahadat  ini memiliki makna mengucapkan dengan lisan, membenarkan dengan hati lalu mengamalkannya melalui perbuatan. Adapun orang yang mengucapkannya secara lisan namun tidak mengetahui maknanya dan tidak mengamalkannya maka tidak ada manfaat sama sekali dengan syahadatnya.

2. Mendirikan solat.
    
Shalat merupakan ibadah yang sangat agung kedudukannya dan Shalat mendapat perhatian dan prioritas utama dalam Islam.Keutamaan salat dan kedudukannya diantara ibadah-ibadah yang lain
telah dijelaskan dalam Islam. Ia merupakan sarana penghubung antara seorang hamba dengan Tuhannya. Ia juga merupakan gambaran ketaatan seorang hamba akan segala perintah Tuhannya.
3. Menunaikan zakat

zakat adalah kewajiban menyisihkan jenis harta tertentu untuk disalurkan kepada sekelompok orang

tertentu pada waktu tertentu.

4. Berpuasa di bulan Ramadhan.

Puasa Merupakan ibadah kepada Allah dan menjalankan perintah-Nya. Seorang hamba meninggalkan syahwatnya, makan dan minumnya demi Allah. Hal itu di antara sarana terbesar mencapai taqwa kepada Allah ta’ala.

5. Menunaikan haji di Mekah bagi yang mampu.

Haji merupakan bentuk ibadah kepada Allah ta’ala dengan ruh, badan dan harta.

RUKUN IMAN ADA 6 yaitu:

1. Iman kepada Allah

Seseorang tidak dikatakan beriman kepada Allah hingga dia mengimani 4 hal: Mengimani adanya Allah. Mengimani rububiah Allah, bahwa tidak ada yang mencipta, menguasai, dan mengatur alam semesta kecuali Allah. Mengimani uluhiah Allah, bahwa tidak ada sembahan yang berhak disembah selain Allah dan mengingkari semua sembahan selain Allah Ta’ala. Mengimani semua nama dan sifat Allah (al-Asma'ul Husna) yang Allah telah tetapkan untuk diri-Nya dan yang Nabi-Nya tetapkan untuk Allah, serta menjauhi sikap menghilangkan makna, memalingkan makna, mempertanyakan, dan menyerupakanNya.

2. Iman kepada Malaikat-malaikat Allah
Mengimani adanya, setiap amalan dan tugas yang diberikan Allah kepada mereka.

3.  Iman kepada Kitab-kitab Allah
 Mengimani bahwa seluruh kitab Allah adalah ucapan-Nya dan bukanlah ciptaanNya. karena kalam (ucapan) merupakan sifat Allah dan sifat Allah bukanlah makhluk. Muslim wajib mengimani bahwa Al-Qur`an merupakan penghapus hukum dari semua kitab suci yang turun sebelumnya.

4. Iman kepada Rasul-rasul Allah

Mengimani bahwa ada di antara laki-laki dari kalangan manusia yang Allah Ta’ala pilih sebagai perantara antara diri-Nya dengan para makhluknya. Akan tetapi mereka semua tetaplah merupakan manusia biasa yang sama sekali tidak mempunyai sifat-sifat dan hak-hak ketuhanan, karenanya menyembah para nabi dan rasul adalah kebatilan yang nyata. Wajib mengimani bahwa semua wahyu kepada nabi dan rasul itu adalah benar dan bersumber dari Allah Ta’ala. Juga wajib mengakui setiap nabi dan rasul yang kita ketahui namanya dan yang tidak kita ketahui namanya.

 5. Iman kepada Hari Akhir

Mengimani semua yang terjadi di alam barzakh (di antara dunia dan akhirat) berupa nikmat kubur atau siksa kubur. Mengimani tanda-tanda hari kiamat. Mengimani hari kebangkitan di padang mahsyar hingga berakhir di Surga atau Neraka.

6. Iman kepada Qada dan Qadar, yaitu takdir yang baik dan buruk


Mengimani kejadian yang baik maupun yang buruk, semua itu berasal dari Allah Ta’ala. Karena seluruh makhluk tanpa terkecuali, zat dan sifat mereka begitupula perbuatan mereka adalah ciptaan Allah.