LAKSANAKAN SEGALA PERINTAH-NYA YANG TERSURAT DALAM AL QURAN
Hendaknya semangat ber-Ibadah Puasa masih berkecamuk dihati agar semua Amalan Saleh yang telah dikerjakan selama ber-Ibadah Puasa tetap terpelihara, khususnya dalam membaca & memahami isi kandungan Al-Quran, sehingga kita mampu menjadi orang yang ber-Taqwa.
Allah ber-Firman :
“Dan Al-Quran itu adalah kitab yang Kami turunkan yang diberkati, maka ikutilah dia dan bertakwalah agar kamu diberi rahmat”.[Al-'An`ām 155]
Janganlah membaca & memahami Al-Quran hanya waktu ber-Ibadah Puasa saja, namun teruskanlah amalan ini dibulan-bulan selanjutnya agar kita semakin memahami dan mampu mengamalkannya sebagai wujud ke-Imanan & ke-Taqwaan, dan kita dapat terhindar dari segala bentuk kesesatan dalam kehidupan di dunia ini.
Allah ber-Firman :
“HAI ORANG-ORANG YANG BER-IMAN, BER-TAQWA-LAH KEPADA ALLAH sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam”.['Āli `Imrān 102]
“Allah berfirman : "Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu BARANGSIAPA YANG MENGIKUT PETUNJUK-KU, IA TIDAK AKAN SESAT DAN TIDAK AKAN CELAKA”.[Ţāhā 123]
●| Tetapkan hati untuk dapat meningkatkan ke-Imanan kepada Al-Quran.
Allah ber-Firman :
“Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah (Al Quran), Allah tidak akan memberi petunjuk kepada mereka dan bagi mereka azab yang pedih”.[An-Naĥl 104]
●| Jangan sia-siakan semua amalan yang telah dikerjakan.
Allah ber-Firman :
“Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan kufur terhadap perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan-amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi amalan mereka pada hari kiamat”.[Al-Kahf 105]
●| Jangan mengikuti kebanyakan orang yang tidak ber-iman pada Al-Quran.
Allah ber-Firman :
“Apakah orang-orang kafir itu sama dengan orang-orang yang ada mempunyai bukti yang nyata (Al Quran) dari Tuhannya, dan diikuti pula oleh seorang saksi (Muhammad) dari Allah dan sebelum Al Quran itu telah ada Kitab Musa yang menjadi pedoman dan rahmat? Mereka itu beriman kepada Al Quran. Dan barangsiapa di antara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Al Quran, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya, karena itu janganlah kamu ragu-ragu terhadap Al Quran itu. SESUNGGUHNYA AL QURAN ITU BENAR-BENAR DARI TUHANMU, TETAPI KEBANYAKAN MANUSIA TIDAK BER-IMAN”.[Hud 17]
“Alif laam miim raa. Ini adalah ayat-ayat Al Kitab (Al Quran). Dan Kitab yang diturunkan kepadamu daripada Tuhanmu itu adalah benar: akan tetapi kebanyakan manusia tidak ber-Iman kepadanya”.[Ar-Ra`d 1]
●| Ingatlah akibatnya bila tidak ber-iman kepada Al-Quran
Allah ber-Firman :
“Barangsiapa berpaling dari pada Al qur'an maka sesungguhnya ia akan memikul dosa yang besar di hari kiamat,....mereka kekal di dalam keadaan itu. Dan amat buruklah dosa itu sebagai beban bagi mereka di hari kiamat”.[Ţāhā 100-101]
“BARANGSIAPA YANG BERPALING DARI PENGAJARAN TUHAN YANG MAHA PEMURAH (Al Quran), KAMI ADAKAN BAGINYA SETAN YANG MENYESATKAN maka setan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya”.[Az Zukhruf 36]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.
Allah ber-Firman :
“Al Quran ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang-orang yang ber-Taqwa".['Āli `Imrān 138]
Semoga hikmah ber-Ibadah Puasa selama 29-hari dalam bulan Ramadhan yang lalu dapat menjadikan kita sebagai insan ber-taqwa, yang menjalankan segala perintah-Nya serta menjauhi semua larangan-Nya yang tersurat dalam Al-Quran secara tekun dan berkesinambungan demi kebahagiaan kita baik didunia maupun kelak diakhirat.
Maha Suci Tuhanmu Yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakan(Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun) - Dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam(Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin)
★ SELAMAT BER-IBADAH ★
No comments :
Post a Comment