RENUNGAN BER-IBADAH PUASA HARI KE-25
Dalam Al-Quran tersurat agar kita selalu meraih Kebahagiaan dalam Kehidupan di-dunia dan Kehidupan di-akhirat. Gunakanlah selalu kesempatan yang tersedia dengan sebaik-baiknya.
● Kebahagiaan tidak diukur dari berlimpahnya harta, tapi diukur dari usia yang berkah.
● Kebahagiaan tidak diukur dari seberapa banyak kekayaan yang kita miliki dan kuasai, namun dari seberapa besarnya sedekah.
● Kebahagiaan diukur dari semakin sibuknya ber-Amal Saleh sepadan dengan berkurangnya masa hidup.
Raihlah kebahagiaan itu dengan memanfaatkan segala kesempatan yang tersedia dikehidupan yang sementara ini.
Allah ber-Firman :
“Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan sementara dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal”.[Ghāfir 39]
Bila kita tidak dapat memanfaatkan kesempatan yang tersedia dikehidupan yang sementara ini dengan baik, maka kehidupan ini hanyalah senda gurau dan main-main belaka, dan kebahagiaan itu akan menjauh dari kita.
Allah ber-Firman :
“DAN TIADALAH KEHIDUPAN DUNIA INI MELAINKAN SENDA GURAU DAN MAIN-MAIN. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui”.[Al-`Ankabūt 64]
“Dan TIADALAH KEHIDUPAN DUNIA INI, SELAIN DARI MAIN-MAIN DAN SENDA GURAU BELAKA. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?”.[Al-'An`ām 32]
Oleh sebab itu manfaatkanlah segala kesempatan yang tersedia, karena :
● Segala perbuatan di-dunia akan menentukan status derajat dalam kehidupan di akhirat.
Allah ber-Firman :
“DAN BAGI MASING-MASING MEREKA DERAJAT MENURUT APA YANG TELAH MEREKA KERJAKAN dan agar Allah mencukupkan bagi mereka balasan pekerjaan-pekerjaan mereka sedang mereka tiada dirugikan”.[Al-'Aĥqāf 19]
“Dan MASING-MASING ORANG MEMPEROLEH DERAJAT-DERAJAT SEIMBANG DENGAN APA YANG DIKERJAKANNYA. Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan”.[Al-An’aam 132]
● Penyesalan kemudian tidak berguna sama sekali.
Allah ber-Firman :
“Dia mengatakan : "Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan amal saleh untuk hidupku ini"”.[Al-Fajr 24]
“Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu, hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: "Ya Tuhanku KEMBALIKANLAH AKU KE- DUNIA,.....AGAR AKU BERBUAT AMAL YANG SALEH TERHADAP YANG TELAH AKU TINGGALKAN. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan”.[Al-Mu'minūn 99-100]
Maka raihlah kebahagiaan yang sebenarnya dengan meningkatkan keimanan dan aktif mengerjakan Amal-Amal yang Saleh.
Allah ber-Firman :
“Sesungguhnya orang-orang yang ber-Iman dan mengerjakan Amal-Amal Saleh, bagi mereka surga-surga yang penuh kenikmatan,......KEKAL MEREKA DI DALAMNYA; SEBAGAI JANJI ALLAH YANG BENAR. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”.[Luqman 8-9]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.
Allah ber-Firman :
“Alif, laam, raa.
Surat ini adalah sebagian dari ayat-ayat Al-Kitab yang sempurna, yaitu ayat-ayat Al Quran yang memberi penjelasan.....Orang-orang yang kafir itu seringkali nanti di akhirat menginginkan, kiranya mereka dahulu di dunia menjadi orang-orang muslim.....Biarkanlah mereka di dunia ini makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan kosong, maka kelak mereka akan mengetahui akibat perbuatan mereka”.[Al-Ĥijr 1-3]
Surat ini adalah sebagian dari ayat-ayat Al-Kitab yang sempurna, yaitu ayat-ayat Al Quran yang memberi penjelasan.....Orang-orang yang kafir itu seringkali nanti di akhirat menginginkan, kiranya mereka dahulu di dunia menjadi orang-orang muslim.....Biarkanlah mereka di dunia ini makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan kosong, maka kelak mereka akan mengetahui akibat perbuatan mereka”.[Al-Ĥijr 1-3]
Semoga kita semua kelak mampu meraih kebahagiaan baik dalam Kehidupan di-dunia maupun dalam Kehidupan di-akhirat.
Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin
★ SELAMAT BER-IBADAH PUASA ★
No comments :
Post a Comment