JANGAN KIKIR
Sadarkah kita bahwa ada diantara kita yang hidup mewah dan senang menghamburkan kekayaannya secara berlebihan namun sulit ber-derma kepada sesama ataupun enggan membantu orang yang tengah dihimpit kesulitan.
Meski kita telah dikaruniai banyak hal baik berupa Harta, Kemegahan maupun hal-hal Keduniaan lainnya, namun setelah semua itu diterima malah dimanfaatkan untuk diri sendiri karena kekikiran.
Harta bukanlah milik kita yang abadi karena saat kita mati nanti tiada manfaat sama sekali bagi kita, dan yang justru akan menjadi manfaat di-Akhirat nanti adalah Harta yang kita belanjakan dijalan Allah.
♥Rasulullah ber-Sabda :
“Orang-orang yang kikir itu jauh dari Allah, jauh dari Manusia dan jauh dari Surga”.
Perbuatan Kikir mungkin disebabkan karena seseorang merasa hartanya adalah miliknya sendiri, atau takut hartanya berkurang, atau kurangnya rasa kasih sayang terhadap sesama.
Hal itu adalah merupakan sebuah PENYAKIT HATI akibat terlalu cintanya kepada harta.
Allah ber-Firman:
“Dan diantara mereka ada orang yang telah ber-Ikrar kepada Allah: "Sesungguhnya jika Allah memberikan sebahagian Karunia-Nya kepada kami, pastilah kami akan ber-Sedekah, dan pastilah kami termasuk orang-orang yang Saleh....MAKA SETELAH ALLAH MEMBERIKAN KEPADA MEREKA SEBAHAGIAN DARI KARUNIA-NYA, MEREKA KIKIR DENGAN KARUNIA ITU, dan berpaling, dan mereka memanglah orang-orang yang selalu membelakangi kebenaran.....Maka Allah menimbulkan kemunafikan pada hati mereka sampai kepada waktu mereka menemui Allah, karena mereka telah memungkiri terhadap Allah apa yang telah mereka ikrarkan kepada-Nya dan juga karena mereka selalu berdusta".[At-Tawbah 75-77]
"Dan sesungguhnya dia sangat Bakhil karena cintanya kepada harta".[Al-`Ādiyāt 8]
“Kami jelaskan yang demikian itu supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan ALLAH TIDAK MENYUKAI SETIAP ORANG YANG SOMBONG LAGI MEMBANGGAKAN DIRI,...YAITU ORANG-ORANG YANG KIKIR dan menyuruh manusia berbuat kikir. Dan barangsiapa yang berpaling dari perintah-perintah Allah maka sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji".[Al-Ĥadīd 23-24]
Pada umumnya kebanyakan dari kita itu memang mempunyai sifat kikir serta tidak menyadari bahwa sebenarnya Harta itu adalah Nikmat-Nya.
Sifat & karakteristik kikir ibarat orang yang hanya bisa menerima namun tidak bisa menyalurkannya, hingga dirinya seperti saluran air yang tersumbat, dan lama-lama kadar kemurnian air dalam pipa tersumbat itu akan berkurang.
Kikir adalah suatu PENYAKIT HATI yang akan merubah karakter asli Manusia sebagai mahluk sosial dan dapat berakibat malapetaka dalam Kehidupan. Itulah sebabnya Rasulullah pernah bersabda bahwa sifat yang paling buruk pada seorang Manusia adalah KIKIR [BAKHIL].
Allah ber-Firman :
“SEKALI-KALI JANGANLAH ORANG-ORANG YANG BAKHIL DENGAN HARTA YANG ALLAH BERIKAN KEPADA MEREKA DARI KARUNIA-NYA MENYANGKA, BAHWA KEBAKHILAN ITU BAIK BAGI MEREKA. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala Warisan yang ada di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”.['Āli `Imrān 180]
"Maka Ber-Taqwa-lah kamu kepada Allah dan dengarlah serta taatlah, dan nafkahkanlah nafkah yang baik untuk dirimu. Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung”.[At-Taghābun 16]
"Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.....apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah,.....dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir,.....kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat”.[Al-Ma`ārij 19-22]
“Perumpamaan orang-orang yang menginfakan Hartanya dijalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir pada setiap butir seratus biji. Allah melipat gandakan ganjaran bagi siapa yang ia kehendaki. Dan Allah Maha Luas Karunianya lagi Maha Mengetahui”.[Al-Baqarah 261]
Orang yang ber-Iman pasti akan menjauh dari sifat kikir itu, karena hal itu akan menjadikannya sebagai orang yang merugi.
Dan tidak sedikit orang yang menganggap harta itu miliknya sendiri karena merasa telah bekerja keras untuk mendapatkannya, padahal hartanya itu merupakan Karunia-Nya.
Allah ber-Firman :
“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya ALLAH TIDAK MENYUKAI ORANG-ORANG YANG SOMBONG DAN MEMBANGGA-BANGGAKAN DIRI,.....YAITU ORANG-ORANG YANG KIKIR, DAN MENYURUH ORANG LAIN BERBUAT KIKIR, DAN MENYEMBUNYIKAN KARUNIA ALlAH YANG TELAH DIBERIKAN-NYA KEPADA MEREKA. Dan Kami telah menyediakan untuk orang-orang kafir siksa yang menghinakan”.[An-Nisā' 36-37]
“Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, ....serta mendustakn Pahala terbaik,....maka kelak Kami akan menyiapkan baginya jalan yang sukar”.[Al-Layl 8-10]
Oleh sebab itu hilangkanlah sifat kikir demi keuntungan & kebahagiaan kita kelak.
Banyak orang kikir yang enggan ber-Sedekah karena takut akan berkurang hartanya atau takut akan kemiskinan, padahal itulah godaan setan.
Allah ber-Firman:
“Setan menjanjikan menakut-nakuti kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengatahui”.[Al-Baqarah 268]
"Ber-Iman-lah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya; dan Nafkah-kanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang ber-Iman di antara kamu dan menafkahkan sebagian dari hartanya memperoleh Pahala yang besar".[Al-Ĥadīd 7]
Seseorang menganggap harta itu adalah miliknya sendiri karena ia merasa telah bekerja keras untuk mendapatkannya, sehingga ia lalai dalam mensyukuri Nikmat & Karunia-Nya.
“Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya”.[Al-`Ādiyāt 6]
Padahal tersurat dalam Al-Quran bahwa kita jangan pernah mengingkari Nikmat-Nya.
“Dan ingatlah juga, tatkala Tuhanmu memaklumkan : "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."”.['Ibrāhīm 7]
Sebab itu jauhilah sifat kikir karena hal itu pasti akan menjadikan kita sebagai golongan yang merugi. Dan ingatlah selalu akan adanya balasan buruk yang Allah siapkan bagi orang-orang yang kikir.
Allah ber-Firman:
“Hai orang-orang yang ber-Iman, sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan batil dan mereka menghalang-halangi manusia dari jalan Allah. DAN ORANG-ORANG YANG MENYIMPAN EMAS DAN PERAK DAN TIDAK MENAFKAHKANNYA PADA JALAN ALLAH, MAKA BERITAHUKANLAH KEPADA MEREkA, BAHWA MEREKA AKAN MENDAPAT SIKSA YANG PEDIH,..... pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka lalu dikatakan kepada mereka: "Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang akibat dari apa yang kamu. simpan itu".[At-Tawbah 34-35]
"Jauhi Kekikiran demi Kebahagiaan Hakiki".
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.
Allah ber-Firman:
"Maka kepada perkataan apakah selain Al Quran ini mereka akan beriman?".[Al-Mursalāt 50]
“SEGALA PUJI BAGI ALLAH YANG TELAH MENURUNKAN KEPADA HAMBA-NYA AL-QURAN DAN DIA TIDAK MENGADAKAN KEBENGKOKAN DI DALAMNYA;.....SEBAGAI BIMBINGAN YANG LURUS, untuk memperingatkan siksaan yang sangat pedih dari sisi Allah dan memberi berita gembira kepada orang-orang yang beriman, yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka akan mendapat pembalasan yang baik,....mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya”.[Al-Kahf 1-3]
"Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang-orang yang buta mata hatinya dari kesesatannya. Dan KAMU TIDAK DAPAT MEMPERDENGARKAN PETUNJUK TUHAN MELAINKAN KEPADA ORANG-ORANG YANG BER-IMAN DENGAN AYAT-AYAT KAMI, mereka itulah orang-orang yang ber-SERAH DIRI kepada Kami”.[Ar-Rūm 53]
Semoga kita semua dapat menjauh dari PENYAKIT HATI ini dan tidaklah termasuk sebagai golongan orang-orang yang kikir; tetapi termasuk dalam golongan orang-orang yang beruntung, yang menjauh dari sifat KIKIR.
Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun...
Wa'Salaamun alla Mursaliin
Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin
Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin
★SELAMAT BER-IBADAH★











