Friday, September 4, 2015

RENUNGAN JUMAT www.tematik2015.blogspot.com

Ibrahim Hadju
4 hrs
RENUNGAN JUMAT
Hati mereka yang ber-Taqwa akan selalu bergetar apabila ada bisikan jahat yang akan merusak dirinya dan menjerumuskan dirinya dalam kemaksiatan.

Allah ber-Firman :

"Sesungguhnya orang-orang yang ber-Taqwa bila mereka ditimpa was-was dari setan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya".[Al-'A`rāf 201]

Radar ke-Imanan demikian aktif menyadap virus-virus jahat yang mungkin menjangkiti dirinya, dan akan menyala tatkala ada serbuk dosa ditebarkan untuk meracuninya.

Allah ber-Firman :

“Sesungguhnya orang-orang yang ber-Iman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan Ayat-Ayat-Nya bertambahlah Iman mereka karenanya, dan hanya kepada Tuhanlah mereka ber-Tawakkal".[Al-'Anfāl 2]

Orang-orang yang ber-Taqwa akan selalu mengingat Allah dan senantiasa merapat ke-hadirat-Nya. Dia akan selalu ingat kepada-Nya dengan ber-Zikir dalam segala kondisinya, dalam segala hal dan waktunya.

Allah ber-Firman :

“Kami telah menyempurna-kan nikmat Kami kepadamu Kami telah mengutus kepadamu Rasul diantara kamu yang membacakan Ayat-Ayat Kami kepada kamu dan mensucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al Kitab dan Al-Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.....Karena itu, INGATLAH KAMU KEPADA-KU NISCAYA AKU INGAT PULA KEPADAMU, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari nikmat-Ku”.[Al-Baqarah 151-152]

Seluruh lorong waktunya diisi dengan ber-Zikir pada-Nya. Saat berdiri dia ingat Allah, saat duduk dia ingat Allah dan saat berbaringpun dia ingat Allah.

Allah ber-Firman :

“MAKA APABILA KAMU TELAH MENYELESAIKAN SHALAT-MU, INGATLAH ALLAH DI WAKTU BERDIRI, DI WAKTU DUDUK DAN DI WAKTU BERBARING. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu sebagaimana biasa. Sesungguhnya shalat itu adalah Fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang ber-Iman”.[An-Nisā' 103]

Kebeningan hatinya mampu menyingkap kesalahan apa yang dilakukan saat itu, kekeliruan apa yang sedang mengintai dirinya, kejahatan apa yang tengah dibidikkan padanya. Nuraninya begitu tajam berkat Zikirnya selama ini.

Allah ber-Firman :

“Orang-orang kafir berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda mukjizat dari Tuhannya?" Katakanlah : "Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang-orang yang ber-Taubat kepada-Nya",.....yaitu orang-orang yang ber-Iman dan HATI MEREKA MENJADI TENTERAM DENGAN MENGINGAT ALLAH. INGATLAH, HANYA DENGAN MENGINGATI ALLAH-LAH HATI MENJADI TENTERAM”.[Ar-Ra`d 27-28]

Sebab itu jadilah orang yang ber-Taqwa agar radar ke-Imanan kita selalu aktif.

Allah ber-Firman :

“HAI ORANG-ORANG YANG BER-IMAN, BER-TAQWA-LAH KEPADA ALLAH SEBENAR-BENAR TAQWA KEPADA-NYA; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan ber-Agama Islam”.['Āli `Imrān 102]
“Bagaimana bisa ada perjanjian aman dari sisi Allah dan Rasul-Nya dengan orang-orang Musyrikin, kecuali orang-orang yang kamu telah mengadakan perjanjian dengan mereka di dekat Masjidil-Haram?; maka selama mereka berlaku lurus terhadapmu, hendaklah kamu berlaku lurus pula terhadap mereka. SESUNGGUHNYA ALLAH MENYUKAI ORANG-ORANG YANG BER-TAQWA”.[At-Tawbah 7]

Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

Allah ber-Firman :

“Dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui”.['Āli `Imrān 135]

Semoga Renungan Jumat ini dapat menuntun kita semuanya, bagaimana caranya untuk senantiasa dapat berada dalam lindungan-Nya.
Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun...
Wa'Salaamun 'alal Mursaliin
Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin
Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin
★SELAMAT BER-IBADAH★

No comments :

Post a Comment