Wednesday, September 9, 2015

MEMPERSIAPKAN BEKAL BAGI KEHIDUPAN AKHIRAT YANG KEKAL www.tematik2015.blogspot.com


MEMPERSIAPKAN BEKAL BAGI KEHIDUPAN AKHIRAT YANG KEKAL
Hendaknya kita dalam setiap hari kegiatan mengambil kesempatan untuk merenungi "bagaimana Fana-nya kehidupan dunia ini serta Baqa-nya kehidupan akhirat", agar kita dengan sadar semakin sibuk mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat yang kekal.

Allah ber-Firman :

“Hai kaumku, sesungguhnya Kehidupan Dunia ini hanyalah kesenangan sementara dan sesungguhnya Akhirat itulah negeri yang kekal”.[Ghāfir 39]
Pada dasarnya kehidupan di Dunia ini adalah kesempatan untuk mengerjakan Amal-Amal Saleh yang berguna bagi bekal di kehidupan selanjutnya. Manfaatkanlah kesempatan itu selagi masih ada waktu.

Allah ber-Firman :

“Biarkanlah mereka di dunia ini makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan kosong, maka kelak mereka akan mengetahui akibat perbuatan mereka”.[Al-Ĥijr 3]
Apabila kehidupan di dunia ini tidak dimanfaatkan dengan benar, maka kehidupan di dunia ini hanya akan seperti main-main dan senda gurau belaka.

Allah ber-Firman :

“Dan tiadalah Kehidupan Dunia ini melainkan Senda Gurau dan Main-Main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui".[Al-`Ankabūt 64]
Dalam Al-Quran tersurat bahwa kehidupan yang sebenarnya adalah kehidupan di-akhirat kelak. Manfaatkan kesempatan yang ada, karena :
●1) Segala perbuatan kita akan menentukan status di-kehidupan selanjutnya.

Allah ber-Firman :

”Hai orang-orang yang ber-Iman, ber-Taqwa-lah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk Hari Esok (Akhirat); dan ber-Taqwa-lah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.[Al-Ĥashr 18]
“Dan MASING-MASING ORANG MEMPEROLEH DERAJAT-DERAJAT SEIMBANG DENGAN APA YANG DIKERJAKANNYA. Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan”.[Al-'An`ām 132]
●2) Penyesalan kelak tidak berguna.

Allah ber-Firman :

"Dan ikutilah sebaik-baik apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sebelum datang azab kepadamu dengan tiba-tiba, sedang kamu tidak menyadarinya,....supaya jangan ada orang yang mengatakan: "AMAT BESAR PENYESALANKU ATAS KELALAIANKU DALAM MENUNAIKAN KEWAJIBAN TERHADAP ALLAH, sedang aku sesungguhnya termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan Agama Allah,....atau supaya jangan ada yang berkata : 'Kalau sekiranya Allah memberi petunjuk kepadaku tentulah aku termasuk orang-orang yang ber-Taqwa'.".[Az-Zumar 55-57]
“Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu, hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: "Ya Tuhanku kembalikanlah aku ke dunia,....agar aku berbuat Amal yang Saleh terhadap yang telah aku tinggalkan". Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan”.[Al-Mu'minūn 99-100]
●3) Kebahagiaan yang hakiki akan ter-raih.

Allah ber-Firman :

"Adapun orang-orang yang ber-Bahagia, maka tempatnya di dalam Surga, mereka Kekal di dalamnya selama ada Langit dan Bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki yang lain; sebagai karunia yang tiada putus-putusnya".[Hud 108]
"Dan orang-orang yang ber-Taqwa kepada Tuhan dibawa ke dalam Surga berombong-rombongan pula. Sehingga apabila mereka sampai ke Surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya : "Kesejahteraan di-limpah-kan atasmu. Ber-Bahagia-lah kamu! Maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya."".[Az-Zumar 73]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

Allah ber-Firman :

“Adapun orang-orang yang ber-Iman dan mengerjakan Amal Saleh maka Tuhan mereka memasukkan mereka ke dalam Rahmat-Nya (surga). Itulah keberuntungan yang nyata”.[Al-Jāthiyah 30]
"Sesungguhnya orang-orang Mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar ber-Iman kepada Allah, Hari Kemudian dan ber-Amal Saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak pula mereka bersedih hati".[Al-Baqarah 62]
“Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu”.[Fathir 5]
Semoga kita selalu akan menjadi orang yang sibuk mempersiapkan kehidupan akhirat dengan mengisi kehidupan didunia ini dengan sebenarnya-benarnya.
Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun...
Wa'Salaamun 'alal Mursaliin
Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin
Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin
★SELAMAT BER-IBADAH★

No comments :

Post a Comment