RENUNGAN PUASA HARI KE-13
Ber-Ibadah Puasa merupakan kesempatan yang baik untuk melatih diri menjadi orang yang ber-Tawakkal, yang Tegar dan yang sepenuhnya ber-Serah Diri serta ber-Sandar kepada-Nya atas segala ikhitiar atau kerja keras kita.
Allah ber-Firman :
"Sebab itu ber-Taqwa-lah kepada Allah, sesungguhnya kamu berada di atas kebenaran yang nyata”.[An-Naml 79]
"Dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhan kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.[Al-'Aĥzāb 2]
Pada intinya ber-Tawakkal itu bukanlah sikap untuk ber-Pasrah diri, melainkan sikap untuk menyandarkan kepada-Nya segala hasil upaya, ikhtiar serta kerja keras kita, yang merupakan salah satu ciri dari orang yang ber-Iman & ber-Taqwa.
Allah ber-Firman :
“Hai orang-orang yang ber-Iman, ingatlah kamu akan nikmat Allah yang diberikan-Nya kepadamu, di waktu suatu kaum bermaksud hendak menggerakkan tangannya kepadamu untuk berbuat jahat, maka Allah menahan tangan mereka dari kamu. Dan BER-TAQWA-LAH KEPADA ALLAH, DAN HANYA KEPADA ALLAH SAJA-LAH ORANG-ORANG MUKMIN ITU HARUS BER-TAWAKKAL”.[Al-Mā'idah 11]
“Katakanlah : "DIA-LAH ALLAH YANG MAHA PENYAYANG, KAMI BER-IMAN KEPADA-NYA, DAN KEPADA-NYA-LAH KAMI BER-TAWAKKAL. Kelak kamu akan mengetahui siapakah yang berada dalam kesesatan yang nyata”.[Al-Mulk 29]
“Berkata Musa: "Hai kaumku, JIKA KAMU BER-IMAN KEPADA ALLAH, MAKA BER-TAWAKKAL-LAH KEPADA-NYA SAJA, jika kamu benar-benar orang yang berserah diri”.[Yūnus 84]
Sikap tawakal akan dimiliki seseorang ketika dia telah berjuang secara maksimal untuk sesuatu tujuan, namun hasil akhir dari kerja keras itu diserahkan dan dikembalikan kepada-Nya.
Allah ber-Firman :
“Dan kepunyaan Allah-lah apa yang ghaib di langit dan di bumi dan KEPADA-NYA-LAH DIKEMBALIKAN URUSAN-URUSAN SEMUANYA, MAKA SEMBAHLAH DIA, DAN BER-TAWAKKAL-LAH KEPADA-NYA. Dan sekali-kali Tuhanmu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan”.[Hud 123]
Allah selalu punya rencana yang terindah buat kita, namun tidak jarang hal itu bertentangan dengan harapan kita, maka sebaiknya kita selalu ikhlas dan mensyukuri apapun bentuk ketetapan-Nya, karena semua yang terjadi pastilah yang terbaik bagi diri kita dan pasti ada hikmah dibalik itu semua.
Allah ber-Firman :
“Maka sesuatu yang diberikan kepadamu, itu adalah kenikmatan hidup di dunia; dan yang ada pada sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang-orang yang ber-Iman, dan hanya kepada Tuhan mereka, mereka ber-Tawakkal”.[Asy-Syura 36]
“Mengapa kami tidak akan ber-Tawakkal kepada Allah padahal Dia telah menunjukkan jalan kepada kami, dan kami sungguh-sungguh akan bersabar terhadap gangguan-gangguan yang kamu lakukan kepada kami. DAN HANYA KEPADA ALLAH SAJA ORANG-ORANG YANG BER-TAWAKKAL ITU, BERSERAH DIRI”.['Ibrāhīm 12]
Itulah ciri dari orang-orang yang ber-tawakkal, karena mereka yakin bahwa hanya Dia-lah yang dapat menjadi penolong & pelindung mereka dalam segala keadaan.
Allah ber-Firman :
“Dan janganlah kamu menuruti orang-orang yang kafir dan orang-orang munafik itu, janganlah kamu hiraukan gangguan mereka dan BER-TAWAKKAL-LAH KEPADA ALLAH. DAN CUKUPLAH ALLAH SEBAGAI PELINDUNG”.[Al-'Aĥzāb 48]
“Orang-orang yang mentaati Allah dan Rasul yang kepada mereka ada orang-orang yang mengatakan : "Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka", maka perkataan itu menambah ke-Imanan mereka dan mereka menjawab : "CUKUPLAH ALLAH MENJADI PENOLONG KAMI DAN ALLAH ADALAH SEBAIK-BAIK PELINDUNG".[Ali-Imaran 173]
Selama ber-Ibadah Puasa ini, latihlah diri untuk ber-Tawakkal kepada-Nya, karena Allah mencintai orang-orang yang ber-Tawakkal.
Allah ber-Firman :
“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. SESUNGGUHNYA ALLAH MENYUKAI ORANG-ORANG YANG BER-TAWAKKAL KEPADA-NYA”.['Āli `Imrān 159]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.
Allah ber-Firman :
“Sesungguhnya orang-orang yang ber-Iman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan Ayat-Ayat-Nya bertambahlah Iman mereka karenanya, dan hanya kepada Tuhan-lah mereka ber-Tawakkal”.[Al-'Anfāl 2]
Semoga kelak setelah ber-Ibadah Puasa kita mampu menjadi orang yang ber-Tawakkal dan tegar dalam menghadapi peristiwa apapun dalam kehidupan di dunia ini, dan dapat meneruskannya secara berkesinambungan dibulan-bulan berikutnya.
Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin
★ SELAMAT BER-IBADAH PUASA ★
This comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDelete