RENUNGAN JELANG RAMADHAN
Tanpa terasa bulan Ramadhan segera akan tiba, dan semoga kita dapat memanfaatkan bulan Ramadhan ini sebagai bulan Pelatihan & Pensucian Diri.
Pada hakikatnya tujuan ber-puasa dibulan Ramadhan adalah agar orang-orang yang ber-Iman dan ber-Taqwa dapat menjadi insan yang taat & patuh pada semua perintah-Nya dalam Al-Quran. Sebab itu, kepada kita dianjurkan untuk membaca Al-Quran dan sekaligus memahaminya, serta mampu mengamalkannya.
Renungkanlah perintah Allah kepada orang-orang yang ber-Iman.
Allah ber-Firman :
“HAI ORANG-ORANG YANG BER-IMAN, diwajibkan atas kamu ber-puasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, AGAR KAMU BER-TAQWA”.[Al-Baqarah 183]
Bulan Ramadhan, bulan yang suci penuh berkah pada dasarnya merupakan BULAN PELATIHAN & PENSUCIAN DIRI, karena :
|★| Merupakan kesempatan emas untuk memperoleh ampunan dan pahala-Nya melalui peningkatan Iman & Amal Saleh.
Allah ber-Firman :
“ALLAH TELAH MENJANJIKAN kepada orang-orang yang ber-Iman dan yang ber-Amal Saleh, bahwa untuk mereka ampunan dan pahala yang besar”.[Al-Maaidah 9]
|★| Merupakan kesempatan emas untuk berlatih diri dalam meningkatkan Amal Saleh :
● Melatih ke-Sabar-an.
Allah ber-Firnan :
"Dan ber-Sabar-lah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas".[Al-Kahf 28]
● Menahan Amarah.
Allah ber-Firman :
"Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,.....yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan ORANG-ORANG YANG MENAHAN AMARAH-NYA DAN MEMAAFKAN KESAKAHAN ORANG. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan".['Āli `Imrān 133-134]
● Menjauhi ke-Dusta-an.
Allah ber-Firman :
"Sesungguhnya orang-orang yang men-Dusta-kan Ayat-Ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak pula mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan".[Al-'A`rāf 40]
● Menjaga Nafsu & Emosi.
Allah ber-Firman :
"Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa Nafsunya,....maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal-nya".[An-Nāzi`āt 40-41]
● Meninggalkan sifat iri, Dengki, berprasangka, bergunjing serta penyakit hati lainnya.
Allah ber-Firman :
"Sesungguhnya agama yang diridhai disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena ke-Dengki-an yang ada di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah, maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya".['Āli `Imrān 19]
● Mengerjakan kebajikan lainnya, diantaranya membaca & memahami Al-Quran serta ber-Sedekah.
Allah ber-Firman :
"Sesungguhnya orang-orang yang ber-Iman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan Ayat-Ayat-Nya bertambahlah Iman mereka karenanya, dan hanya kepada Tuhanlah mereka ber-Tawakkal".[Al-'Anfāl 2]
"Allah memusnahkan Riba dan menyuburkan Sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa".[Al-Baqarah 276]
|★| Merupakan kesempatan emas untuk ber-Taubat dengan sebenar-benarnya.
Allah ber-Firman :
“Hai orang-orang yang ber-Iman, BER-TAUBATLAH KEPADA ALLAH DENGAN TAUBATAN NASUHAA (taubat yang semurni-murninya). MUDAH-MUDAHAN RABBMU AKAN MENUTUPI KESALAHAN-KESALAHANMU dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami"; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu”.[At-Taĥrīm 8]
Pintu Taubat selalu terbuka bagi mereka yang menyadari akan kesalahan & kekhilafannya dengan ber-Taubat secara benar serta kembali mengikuti semua perintah-Nya yang tersurat dalam Al-Quran, dan tidak lagi menjalani segala perbuatan yang dilarang-Nya.
Allah ber-Firman :
“Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. SESUNGGUHNYA ALLAH MENGAMPUNI DOSA-DOSA SEMUANYA. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.[Al-Zumar 53]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.
Allah ber-Firman :
“Sesungguhnya orang-orang yang tidak ber-iman kepada Al-Quran, Allah tidak akan memberi petunjuk kepada mereka”.[An-Nahl 104]
Semoga Renungan ini dapat menambah semangat diri dalam menjalankan Ibadah Puasa di-bulan Ramadhan dengan sebaik-baiknya, serta lebih memaknai hakikat dari puasa itu sendiri.
Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin
* SELAMAT BER-IBADAH *
No comments :
Post a Comment