RENUNGAN PUASA HARI KE-11
Ber-Ibadah Puasa memberi kita kesempatan untuk melatih diri dengan berbagai Amal Saleh, antara lain berlatih untuk menahan Amarah dan memberi Maaf.
Pelatihan sebaiknya dilakukan selama ber-ibadah Puasa untuk kemudian dapat diamalkan dibulan-bulan berikutnya.
Pelatihan sebaiknya dilakukan selama ber-ibadah Puasa untuk kemudian dapat diamalkan dibulan-bulan berikutnya.
Allah ber-Firman :
“Tetapi karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merubah perkataan Allah dari tempat-tempatnya, dan mereka sengaja melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka yang tidak berkhianat, maka MAAFKANLAH MEREKA DAN BIARKAN MEREKA, SESUNGGUHNYA ALLAH MENYUKAI ORANG-ORANG YANG BERBUAT BAIK”.[Al-Mā'idah 13]
Amarah memang merupakan bahagian dari fitrah manusia, namun Al-Quran mengajarkan kita untuk mampu menjaga serta mengendalikannya dan bahkan memaafkan sebagai sebuah amal kebajikan.
Allah ber-Firman :
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang ber-Taqwa,
Orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang, Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan......yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan ORANG-ORANG YANG MENAHAN AMARAHNYA DAN MEMAAFKAN KESALAHAN ORANG. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”.['Āli `Imrān 133-134]
Orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang, Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan......yaitu orang-orang yang menafkahkan hartanya, baik di waktu lapang maupun sempit, dan ORANG-ORANG YANG MENAHAN AMARAHNYA DAN MEMAAFKAN KESALAHAN ORANG. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan”.['Āli `Imrān 133-134]
“Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka BARANGSIAPA MEMAAFKAN DAN BERBUAT BAIK, MAKA PAHALANYA ATAS TANGGUNGAN ALLAH. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim”.[Ash-Shūraá 40]
Dalam Al-Quran tersurat bahwa memberi maaf adalah perintah-Nya yang sangat dianjurkan. Juga merupakan kewajiban orang-orang yang ber-Taqwa.
Allah ber-Firman :
"Tetapi orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya perbuatan yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan”.[Ash-Shūraá 43]
Berlatihlah menahan amarah dan memberi maaf. Karena sebagai Amal Saleh, menahan amarah dan memberi maaf akan memberi peluang kepada kita untuk mendapatkan Ampunan-Nya.
Allah ber-Firman :
“Janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka tidak akan memberi bantuan kepada kaum kerabatnya, orang-orang yang miskin dan orang-orang yang berhijrah pada jalan Allah, dan HENDAKLAH MEREKA MEMAAFKAN DAN BERLAPANG DADA. APAKAH KAMU TIDAK INGIN BAHWA ALLAH MENGAMPUNIMU? DAN ALLAH ADALAH MAHA PENGAMPUN LAGI MAHA PENYAYANG”.[An-Nūr 22]
“Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan JIKA KAMU MEMAAFKAN DAN TIDAK MEMARAHI SERTA MENGAMPUNI MEREKA, MAKA SESUNGGUHNYA ALLAH MAHA PENGAMPUN LAGI MAHA PENYAYANG”.[At-Taghābun 14]
“Jika kamu melahirkan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan orang lain, maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Kuasa”.[An-Nisā' 149]
Kita memang punya hak untuk marah. Tetapi demi amal kebajikan kita dan menghindar diri dari berbuat dzalim terhadap sesama, maka hendaknya hak marah itu kita lepaskan.
Allah ber-Firman :
"SESUNGGUHNYA DOSA ITU ATAS ORANG-ORANG YANG BERBUAT DZALIM KEPADA MANUSIA dan melampaui batas di muka bumi tanpa hak. Mereka itu mendapat azab yang pedih”.[Ash-Shūraá 42]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.
Allah ber-Firman :
“Sebenarnya, Al Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim”.[Al-`Ankabūt 49]
Semoga kita dapat menjadi orang yang mampu menahan amarah dan selalu memberi maaf, serta dapat meneruskan amalan ini secara berkesinambungan di bulan-bulan berikutnya.
Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin
★ SELAMAT BER-IBADAH PUASA ★
This comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDelete