TINGKATKAN
IBADAH MEMBACA AL QURAN DI BULAN SUCI RAMADHAN.
Bulan Puasa
adalah bulan yang penuh berkah, pahala dan ampunan dari Allah SWT.
Kita
diperintahkan agar memanfaatkan kesempatan untuk meningkatkan ibadah di Bulan
Suci Ramadhan. Dari sekian banyak ibadah salah satunya ialah supaya banyak
membaca dan mentadaburi Al Quran.
Atas
perintah ini saya membuat rencana yang tertulis untuk dilaksanakan nanti insya Allah di
bulan Ramadhan yang sebentar lagi akan tiba.
RENCANA:
RENCANA:
Tujuan: meningkatkan kemampuan ibadah
dengan Al Quran dari yang telah dimiliki sekarang.
Untuk itu perlu dibuat daftar kemampuan seorang Muslim berada ditingkat berapa.
Untuk itu perlu dibuat daftar kemampuan seorang Muslim berada ditingkat berapa.
1. Belum
punya dan belum bisa baca Al Quran.
2. Bisa
baca, punya Al Quran, tapi tajuitnya belum baik.
3. Bisa
baca, punya Al Quran, tapi Al Quran hanya pajangan, jarang sekali dibaca.
4. Bisa
baca dengan tajuit yang lumayan, tapi belum pernah khatam, belum banyak membaca terjemahannya.
5. Bisa
baca, tajuit lumayan, sudah pernah baca 30 zus (khatam), pernah baca terejemahan
beberapa surah atau ayat, tetapi belum pernah membaca atau menyimak terjemahan keseluruhan 114 surah dalam 30 zus.
Untuk tingkat 1s/d 4, berusahalah
dengan kesadaran semaksimal mungkin. Tidak
ada kata terlambat dalam beribadah. Jangan malu pada manusia, tapi malulah
kepada Allah Pencipta dan Penguasa Alam Semesta ini.
Di bawah ini saya membuat rencana untuk yang sudah tingkat 5.
Target: Pada hari terakhir
bulan Rhamadan sudah khatam Al Quran dengan Tajuit yang baik dan mendengarkan
terjemahan keseluruhan 114 surah dalam 30 zus.
Langkah 1:
Membuat target.
Membuat target.
Menghitung ada berapa halaman Al Quran, karena Al Quran ada yang dibuat berisi
15 baris perhalaman, ada juga 18 baris kecuali pada halaman 1 dan 2. Saya ambil
contoh yang 18 baris, maka jumlah halaman ialah 485 halaman. Ini berarti ada
sekitar 485:2 = 243 lembar. Dari 243 lembar harus dibaca tiap hari selama 30
hari yaitu: 243:30 = 8.1 lembar, bulatkan menjadi 9 lembar. Jadi target baca
perhari dan menyimak terjemahan ialah 9
lembar atau 2 lembar setiap selesai sholat 5 waktu .
Langkah 2:
Alat bantu.
Alat bantu.
Cari alat bantu yang memuat Al Quran 30 zus, Pembacaan dan Terjemahan.
Alat bantu ini bisa didownload dari youtube, saya sudah menemukan, klik /tindih: Pembacaan dan Terjemahan AlQuran 30 zus.
Langkah 3:
Pelaksanaan:
Setiap hari harus membaca dan menyimak terjemahannya sesuai dengan
target perhari yaitu 9 lembar.
Caranya:
Buka Al Quran, baca secara duet dengan Pembacanya (qori), teruskan
mendengar terjemahannya.
Bila kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap hari, maka pada hari
terakhir bulan Rhamadan, insya Allah sudah
khatam Al Quran dengan Tajuit yang baik dan mendengarkan terjemahan keseluruhan
114 surah dalam 30 zus.
Renaca ini saya buat, sharing dengan para pembaca, mungkin ada yang ikut atau membuat variasi lain. Semoga ada
manfaatnya.
Catatan:
Agar bisa dikerjakan dimana pun kita berada, bawalah al Quran Anda,
download alat bantunya di atas, atau gunakan Blog ini: www.tematik2015.blogspot.com.
Pembacaan dan Terjemahan 30 zus Al Quran ada pada Blog ini, yaitu pada page
atau laman. Atau dapat juga cari daftar isi, yaitu no:80.
Percobaan:
Untuk lancarnya kegiatan sesuai dengan rencana, maka sebelum masuk hari
pertama Rhamadan perlu dilakukan latihan dulu.
Jakarta 16 Mei 2015
Yamin Hasibuan
Hasil percobaan:
Membutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk 5 lembar, membaca duet dan mendengarkan terjemahan.
Agar sempurna pemahaman tentang terjemahan, maka di lain waktu perlu membaca tafsir atau mengikuti pengajian-pengajian Tadabur Al Quran. Untuk tingkat Tadabur ini bisa dilaksanakan kapan saja bila ada kesempatan.
Jakarta 16 Mei 2015
Yamin Hasibuan
Hasil percobaan:
Membutuhkan waktu sekitar 1 jam untuk 5 lembar, membaca duet dan mendengarkan terjemahan.
Agar sempurna pemahaman tentang terjemahan, maka di lain waktu perlu membaca tafsir atau mengikuti pengajian-pengajian Tadabur Al Quran. Untuk tingkat Tadabur ini bisa dilaksanakan kapan saja bila ada kesempatan.
Motivasi tentang ILMU (saya copy paste dari tulisan Sdr. Ahmed Fajar )
BARANGSIAPA
YANG MENGAMALKAN ILMU YANG IA KETAHUI MAKA ALLAH AKAN MEMBERIKAN KEPADANYA ILMU
YANG BELUM IA KETAHUI”
Kita
Belajar karena perintah Allah dan Sunnah Nabi.
Jika
Allah kehendaki, dengan belajar – Allah berikan ilmu
Jika
Allah kehendaki, dengan belajar – tapi Allah tidak berikan ilmu
Jika
Allah kehendaki, tanpa belajar pun – Allah berikan ilmu
Laailaha
illallah Belajar itu makhluq, Allah yang kuasa
MAKASIH
SMOGA MANFAAT BUAT KITA SEMUA. آمِيّنْ... آمِيّنْ.... آمِيّنْ.. يَ رَ بَّلْ عَلَمِيّ
.
No comments :
Post a Comment