RENUNGAN JUMAT
Renungan Jumat ini membahas ke-Iman-an kepada Al-Quran, sebagai Pedoman & Petunjuk didalam kita menjalani Kehidupan di Dunia.
Allah ber-Firman :
“Al-Quran ini adalah pedoman bagi manusia, petunjuk dan rahmat bagi yang meyakininya”. [Al-Jaatsiyah 20]
"Allah menganugerahkan Al Hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan BARANGSIAPA YANG DI ANUGERAHI HIKMAH, IA BENAR-BENAR TELAH DI ANUGERAHI KARUNIA YANG BANYAK. DAN HANYA ORANG-ORANG YANG BER-AKAL-LAH YANG DAPAT MENGAMBIL PELAJARAN DARI FIRMAN ALLAH".[Al-Baqarah 269]
Sebagai sebuah Pedoman kehidupan, maka Al-Quran sebaiknya selalu dibaca berulang-kali sebagai bagian dari kegiatan kita, agar pemahaman kita terhadap aturan-aturan-Nya semakin meningkat, sehingga kita selalu memperoleh petunjuk-Nya.
Allah ber-Firman :
“Sesungguhnya orang-orang yang tidak ber-Iman kepada Ayat-Ayat Allah (Al Quran), Allah tidak akan memberi petunjuk kepada mereka, dan bagi mereka azab yang pedih”.[An Nahl 104]
“DEMIKIANLAH KAMI MENGULANG-ULANGI AYAT-AYAT KAMI SUPAYA ORANG-ORANG YANG BER-IMAN MENDAPAT PETUNJUK dan supaya orang-orang musyrik mengatakan: "Kamu telah mempelajari ayat-ayat itu dari Ahli Kitab", dan supaya Kami menjelaskan Al Quran itu kepada orang-orang yang mengetahui”.[Al-An’aam 105]
“Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al-Quran) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi Petunjuk dan Rahmat bagi orang-orang yang ber-Iman”.[Al-A'raaf 52]
Namun membaca & memahami Al-Quran belumlah menjamin seseorang itu dapat dikatakan ber-Iman pada Al-Quran sebelum ia meng-amal-kan aturan-aturan yang tersurat didalam-nya.
Hal ini dapat terjadi karena kebanyakan manusia bersifat Fasik, yakni memahami perintah-Nya tetapi tidak meyakini & melaksanakan atau mengamalkannya, bahkan meninggalkan perintah-Nya.
Allah ber-Firman :
“Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat saja, tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu,.....dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling dari hukum yang telah diturunkan Allah, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan mushibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan SESUNGGUHNYA KEBANYAKAN MANUSIA ADALAH ORANG-ORANG YANG FASIK”.[Al-Maaidah 48-49]
"Dan sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu Ayat-Ayat yang jelas; dan tak ada yang ingkar kepadanya, MELAINKAN ORANG-ORANG YANG FASIK".[Al-Baqarah 99]
“Kamu memohonkan ampun bagi mereka atau tidak kamu mohonkan ampun bagi mereka adalah sama saja. Kendatipun kamu memohonkan ampun bagi mereka tujuh puluh kali, namun Allah sekali-kali tidak akan memberi ampunan kepada mereka. Yang demikian itu adalah karena mereka kafir kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan ALLAH TIDAK MEMBERI PETUNJUK KEPADA KAUM YANG FASIK”.[At-Taubah 80]
Oleh karena itu Taati & Patuhilah semua Aturan-Nya yang tersurat dalam Al-Quran, sebagai wujud dari ke-Taqwa-an kita kepada-Nya.
Allah ber-Firman :
“Hai orang-orang yang ber-Iman, ber-Taqwalah kepada Allah sebenar-benar Taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam”.[Ali-Imran 102]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.
Allah ber-Firman :
“Apakah orang-orang kafir itu sama dengan orang-orang yang ada mempunyai bukti yang nyata (Al Quran) dari Tuhannya, dan diikuti pula oleh seorang Saksi (Muhammad) dari Allah, dan sebelum Al Quran itu telah ada Kitab Musa yang menjadi Pedoman dan Rahmat? Mereka itu ber-Iman kepada Al Quran. Dan barangsiapa di antara mereka (orang-orang Quraisy) dan sekutu-sekutunya yang kafir kepada Al Quran, maka nerakalah tempat yang diancamkan baginya, karena itu JANGANLAH KAMU RAGU-RAGU TERHADAP AL-QURAN ITU. SESUNGGUHNYA AL-QURAN ITU BENAR-BENAR DARI TUHANMU TETAPI KEBANYAKAN MANUSIA TIDAK BER-IMAN”.[Hud 17]
Semoga Renungan Jumat ini bermanfaat bagi kita untuk dapat lebih meningkatkan ke-Imanan kita, khususnya ke-Imanan kepada Al-Quran serta meng-amal-kan-nya secara Baik & Benar.
Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin
* SELAMAT BER-IBADAH *
No comments :
Post a Comment