KOREKSI DIRI UNTUK SEBUAH KEBAHAGIAAN
Dalam Al-Quran tersurat berbagai kelemahan Manusia yang harus diperbaiki sebagai koreksi diri agar kita kelak dapat meraih sebuah kebahagiaan.
Berbagai kelemahan tersebut antara lain adalah sebagai berikut :
● Mencintai Kehidupan Dunia.
Allah ber-Firman :
“Sekali-kali janganlah demikian. Sebenarnya kamu hai manusia mencintai kehidupan dunia,....dan meninggalkan kehidupan akhirat”.[Al-Qiyāmah 20-21]
● Sering mem-Bantah.
Allah ber-Firman :
“Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Quran ini bermacam-macam perumpamaan. Dan MANUSIA ADALAH MAHLUK YANG PALING BANYAK MEMBANTAH”.[Al-Kahf 54]
● Senang ber-Maksiat.
Allah ber-Firman :
“Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang belulangnya?....Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun kembali jari jemarinya dengan sempurna.....BAHKAN MANUSIA ITU HENDAK MEMBUAT MAKSIAT TERUS MENERUS".[Al-Qiyāmah 3-5]
● Melampaui Batas.
Allah ber-Firman :
“Hai orang-orang yang ber-Iman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu Melampaui Batas. SESUNGGUHNYA ALLAH TIDAK MENYUKAI ORANG-ORANG YANG MELAMPUI BATAS”.[Al-Mā'idah 87]
● Zalim:
Allah ber-Firman :
“Dan Dia telah memberikan kepadamu keperluanmu dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. SESUNGGUHNYA MANUSIA ITU SANGAT ZALIM, dan sangat mengingkari nikmat Allah”.['Ibrāhīm 34]
● Ter-Gesa-Gesa.
Allah ber-Firman :
“MANUSIA TELAH DIJADIKAN BERTABIAT TERGESA-GESA. Kelak akan Aku perIihatkan kepadamu tanda-tanda azab-Ku. Maka janganlah kamu minta kepada-Ku mendatangkannya dengan segera. ”.[Al-'Anbyā' 37]
● Keluh Kesah & Kikir.
Allah ber-Firman :
“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat Keluh Kesah lagi Kikir....apabila ia ditimpa kesusahan ia ber-Keluh Kesah,....dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat Kikir".[Al-Ma`ārij 19-21]
● Lemah.
Allah ber-Firman :
“Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, dan MANUSIA DIJADIKAN BERSIFAT LEMAH”.[An-Nisā' 28]
● Ingkar Nikmat-Nya.
Allah ber-Firman :
“Jika mereka berpaling maka Kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi mereka. Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan risalah. Sesungguhnya apabila Kami merasakan kepada manusia sesuatu rahmat dari Kami dia bergembira ria karena rahmat itu. Dan jika mereka ditimpa kesusahan disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri niscaya mereka ingkar karena SESUNGGUHNYA MANUSIA ITU AMAT INGKAR KEPADA NIKMAT”.[Ash-Shūraá 48]
● Mudah Lupa.
Allah ber-Firman :
"Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik".[Al-Ĥashr 19]
● Mudah putus asa.
Allah ber-Firman :
"Manusia tidak jemu memohon kebaikan, dan jika mereka ditimpa malapetaka dia menjadi putus asa lagi putus harapan".[Fuşşilat 49]
● Ingkar pada Al-Quran.
Allah ber-Firman :
"Dan Al Quran ini adalah suatu kitab (peringatan) yang mempunyai berkah yang telah Kami turunkan. Maka mengapakah kamu mengingkarinya?".[Al-'Anbyā' 50]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.
Allah ber-Firman :
"Al Quran ini adalah Pedoman bagi manusia, Petunjuk dan Rahmat bagi kaum yang meyakini".[Al-Jāthiyah 20]
Semoga kita semua dapat mengkoreksi diri atas beberapa Kelemahan- Kelemahan tersebut demi kebahagiaan kita kelak.
Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin
* SELAMAT BER-IBADAH *
No comments :
Post a Comment