Monday, December 7, 2015

SUNNATULLAH YANG BERLAKU TERHADAP BANGSA YANG MENDURHAKA


SUNNATULLAH YANG BERLAKU TERHADAP BANGSA YANG MENDURHAKA
Mengacu pada Firman-Firman Allah yang tersurat dalam Al Quran, telah diriwayatkan banyak bangsa-bangsa yang musnah karena menjalani kehidupan di dunia yang melanggar aturan-aturan dan adab kehidupan manusia yang patut, antara lain perilaku "homosex" & "lesbian" atau "perkawinan sejenis", yang pertama kali dilakukan oleh kaum Luth.

Allah ber-Firman :

"Dan Kami juga telah mengutus Luth kepada kaumnya. Ingatlah tatkala dia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan faahisyah itu, yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun di dunia ini sebelummu?" ".[Al-'A`rāf 80]
Hukuman Allah yang ditimpakan kepada kaum Luth pada waktu Subuh dimana kawasan domisili mereka dihancurkan dan disiram dengan batu2an berapi, kelak akan juga ditimpakan kepada umat bangsa-bangsa yang berperilaku serupa itu.

Allah ber-Firman :

"Dan telah Kami wahyukan kepada Luth perkara itu, yaitu bahwa mereka akan ditumpas habis di waktu Subuh".[Al-Ĥijr 66]
"Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi".[Hud 82]
Masa kini, Paradigma kehidupan manusia telah berubah sesuai dengan kemajuan zaman, sehingga kebanyakan manusia telah lalai bahkan lupa bahwa mereka adalah umat ciptaan Allah yang wajib taat dan patuh atas perintah dan aturan Allah yang telah tersurat dalam semua buku-buku petunjukNya, yaitu Taurat bagi kaum Yahudi, Injil bagi kaum Nasrani, dan Al Quran bagi Umat Islam.
Arwah semua manusia, tidak terkecuali, yang menyatu dengan badannya yang diciptakan oleh Allah berasal dari Allah juga.

Allah ber-Firman :

"Bukankah telah datang atas manusia satu waktu dari masa, sedang dia ketika itu belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?".[Al-'Insān 1]
"Dan ingatlah, ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka seraya berfirman : "BUKANKAH AKU INI TUHANMU?" Mereka menjawab: "BETUL ENGKAU TUHAN KAMI, KAMI MENJADI SAKSI". Kami lakukan yang demikian itu agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami bani Adam adalah orang-orang yang lengah terhadap ini ke-Esa-an Tuhan",[Al-'A`rāf 172]
Jadi siapapun manusia itu dari bangsa apapun, berasal dari ciptaan Allah. Arwah mereka semuanya berasal dari Allah, dari tempat yang sama. Dan sebelum Arwah mereka disatukan dengan badan raga mereka, setiap Arwah yang bersangkutan telah bersaksi kepada Allah Tuhan yang Maha Esa yang menciptakan manusia.
Hanya manusia yang telah berteman dan ditemani Setan dan golongan Setan-lah, telah terbeku hatinya dan tidak dapat lagi taat dan patuh kepada Perintah-Perintah dan Aturan-Aturan-Nya.

Allah ber-Firman :

"Kami tidaklah mengutus seseorang nabipun kepada sesuatu negeri, lalu penduduknya mendustakan nabi itu, melainkan Kami timpakan kepada penduduknya kesempitan dan penderitaan supaya mereka tunduk dengan merendahkan diri.....kemudian Kami ganti kesusahan itu dengan kesenangan hingga keturunan dan harta mereka bertambah banyak, dan mereka berkata: "Sesungguhnya nenek moyang kamipun telah merasai penderitaan dan kesenangan", maka Kami timpakan siksaan atas mereka dengan sekonyong-konyong sedang mereka tidak menyadarinya.....jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan Ayat-Ayat Kami itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.....maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur?.....atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain?....maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah yang tidak terduga-duga ? Tiada yang merasa aman dan azab Allah kecuali orang-orang yang merugi....dan apakah belum jelas bagi orang-orang yang mempusakai suatu negeri sesudah lenyap penduduknya, bahwa kalau Kami menghendaki tentu Kami azab mereka karena dosa-dosanya; dan Kami kunci mati hati mereka sehingga mereka tidak dapat mendengar pelajaran lagi?....Negeri-negeri yang telah Kami binasakan itu, Kami ceritakan sebagian dari berita-beritanya kepadamu. Dan sungguh telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, maka mereka juga tidak beriman kepada apa yang dahulunya mereka telah mendustakannya. Demikianlah Allah mengunci mata hati orang-orang kafir.....dan Kami tidak mendapati kebanyakan mereka memenuhi janji. Sesungguhnya Kami mendapati kebanyakan mereka orang-orang yang fasik".[Al-'A`rāf 94-102]
Terjadi dan terjadilah sesuai kehendakMu Ya Allah, karena demikianlah yang tersebut dalam Firman-Firman-Mu Ya Allah, serta tersurat dalam semua Al Kitab.
Hanya golongan umat yang Waspada dan Jeli, serta Taat dan Patuh pada semua Perintah-Perintah dan Aturan-Aturan-Nya, akan terhindar dari Azab yang akan ditimpakan Allah karena pengingkaran manusia dari adab manusia yang di senangi Allah.
Inilah Adab manusia yang tidak disenangi Allah.

Allah ber-Firman :

01."Dan JANGANLAH kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar".[Al-'Isrā' 31]
02."Dan JANGALAH kamu mendekati Zina; sesungguhnya Zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk".[Al-'Isrā' 32]
03."Dan JANGANLAH kamu membunuh jiwa yang diharamkan Allah membunuhnya, melainkan dengan suatu alasan yang benar. Dan barangsiapa dibunuh secara zalim, maka sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepada ahli warisnya, tetapi janganlah ahli waris itu melampaui batas dalam membunuh. Sesungguhnya ia adalah orang yang mendapat pertolongan".[Al-'Isrā' 33]
04."Dan JANGALAH kamu mendekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji; sesungguhnya janji itu pasti diminta pertanggungan jawabnya".[Al-'Isrā' 34]
05."Dan sempurnakanlah takaran apabila kamu menakar, dan timbanglah dengan neraca yang benar. Itulah yang lebih utama bagimu dan lebih baik akibatnya".[Al-'Isrā' 35]
Makna Firman diatas...JANGANLAH curang dalam berdagang.
06."Dan JANGANLAH kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya".[Al-'Isrā' 36]
07."Dan JANGALAH kamu berjalan di muka bumi ini dengan Sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung".[Al-'Isrā' 37]
Semua itu kejahatannya yang amat dibenci di sisi Tuhanmu.
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

Allah ber-Firman :

"Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan Batu Ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti Hawa Nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. UNTUK TIAP-TIAP UMAT DIANTARA KAMU, KAMI BERIKAN ATURAN DAN JALAN YANG TERANG. SEKIRANYA ALLAH MENGHENDAKI, NISCAYA KAMU DIJADIKAN-NYA SATU UMAT SAJA, TETAPI ALLAH HENDAK MENG-UJI KAMU TERHADAP PEMBERIAN-NYA KEPADAMU, MAKA BERLOMBA-LOMBALAH BERBUAT KEBAJIKAN. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu".[Al-Mā'idah 48]
“Sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran sebagai Peringatan, maka adakah orang yang mengambil Pelajaran?”.[Al-Qamar 40].
"Sesungguhnya orang-orang yang tidak ber-Iman kepada Ayat-Ayat Allah (Al Quran), Allah tidak akan memberi petunjuk kepada mereka dan bagi mereka azab yang Pedih".[An-Naĥl 104]
"Katakanlah: "Hai kaumku, ber-Amal-lah sepenuh kemampuanmu sesuai dengan kepercayaan yang engkau anut, akupun ber-Amal pula sepenuh kemampuanku sesuai dengan petunjuk yang diberikan Tuhan. Kelak kamu akan tahu, siapakah di antara kita yang nanti akan memperoleh hasil-guna di Akhirat. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu tidak akan mendapatkan keberuntungan".[Al-'An`ām 135]
Semoga kita semua termasuk orang-orang yang ber-Iman kepada semua Petunjuk-Petunjuk Allah yang ter-Surat dalam Al-Quran, dan termasuk dalam golongan umat yang Waspada dan Jeli, serta Taat dan Patuh pada semua Perintah-Perintah dan Aturan-Aturan-Nya, agar terhindar dari Azab yang akan ditimpakan Allah karena pengingkaran manusia dari adab manusia yang di senangi Allah.[IAH]
Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun...
Wa'Salaamun alla Mursaliin
Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin
Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin
★SELAMAT BER-IBADAH★

No comments :

Post a Comment