RENUNGAN KEMATIAN
Hendaknya kita setiap saat memikirkan, mengingat serta mempersiapkan tibanya waktu kematian kita. Waktunya tidak kita ketahui, dan yang bisa datang secara tiba-tiba.
Allah ber-Firman :
"Dan Allah sekali-kali Tidak Akan Menangguhkan Kematian seseorang apabila telah datang Waktu Kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan".[Al-Munāfiqūn 11]
Kematian merupakan sebuah proses yang indah bagi yang mempersiapkan diri, namun akan merupakan malapetaka bagi yang lalai dalam bersiap diri, maka manusia yang cerdas adalah yang selalu mengingat kematian dan paling baik dalam mempersiapkannya.
Allah ber-Firman :
“Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat kedustaan terhadap Allah atau yang berkata: "Telah diwahyukan kepada saya", padahal tidak ada diwahyukan sesuatupun kepadanya, dan orang yang berkata: "Saya akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah".- Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, sambil berkata : "Keluarkanlah nyawamu" Di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah perkataan yang tidak benar dan karena kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayat-Nya”.[Al-'An`ām 93]
“Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka dan berkata : "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar", tentulah kamu akan merasa ngeri”.[Al-'Anfāl 50]
Tersurat dalam Al-Quran, bahwa waktu didunia ini dibatasi, yang dapat berhenti secara mendadak walau kita menghindarinya atau berlindung dibalik teknologi kedokteran yang tercanggih.
Allah ber-Firman :
“DIMANA SAJA KAMU BERADA, KEMATIAN AKAN MENDAPATKAN KAMU, KENDATIPUN KAMU DI DALAM BENTENG YANG TINGGI LAGI KOKOH, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini datangnya dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah: "Semuanya datang dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun?”.[An-Nisā' 78]
“Katakanlah : "SESUNGGUHNYA KEMATIAN YANG KAMU LARI DARIPADANYA, MAKA SESUNGGUHNYA KEMATIAN ITU AKAN MENEMUI KAMU, kemudian kamu akan dikembalikan kepada Allah, yang mengetahui yang Ghaib dan yang Nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan".[Al-Jumu`ah 8]
Tersurat juga dalam Al-Quran, bahwa usia seseorang telah ditetapkan-Nya.
Tidak ada seorangpun yang dapat menundanya atau mempercepatnya.
Tidak ada seorangpun yang dapat menundanya atau mempercepatnya.
Allah ber-Firman :
"Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat pula memajukannya".[Al-'A`rāf 34]
“Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan laki-laki dan perempuan. Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak pula melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan SEKALI-KALI TIDAK DIPANJANGKAN UMUR SEORANG YANG BERUMUR PANJANG DAN TIDAK PULA DIKURANGI UMURNYA, MELAINKAN SUDAH DITETAPKAN DALAM KITAB LAUH MAHFUZH. Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah”.[Fāţir 11]
Orang-orang yang ber-Iman telah diingatkan-Nya agar mereka ber-Taqwa, yakni Taat dan Patuh pada semua Aturan-Aturan-Nya yang tersurat dalam Al-Quran, sebab itu jadilah Insan yang ber-Taqwa.
Allah ber-Firman :
“Orang-orang yang kafir itu seringkali nanti di akhirat menginginkan, kiranya mereka dahulu di dunia menjadi orang-orang Muslim”.[Al-Ĥijr 2]
“Hai orang-orang yang ber-Iman, ber-Taqwa-lah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk Hari Esok (Akhirat); dan ber-Taqwa-lah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.[Al-Ĥashr 18]
Janganlah engkau lupa berpesan kepada pengacaramu tentang menyelesaikan pewarisannya, sebagai pertanggungan jawabmu kepada Allah pemberi rejekimu.
Allah ber-Firman :
"Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan yang ada di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan".['Āli `Imrān 180]
"Bagi tiap-tiap harta peninggalan dari harta yang ditinggalkan ibu bapak dan karib kerabat, Kami jadikan pewaris-pewarisnya. Dan jika ada orang-orang yang kamu telah bersumpah setia dengan mereka, maka berilah kepada mereka bahagiannya. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu".[An-Nisā' 33]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.
Allah ber-Firman :
"Hai orang-orang yang ber-Iman, ber-Taqwa-lah kepada Allah sebenar-benar Taqwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan ber-Agama Islam".['Āli `Imrān 102]
Semoga kita semua sudah termasuk orang yang selalu ingat akan kematian kita, dan selalu mempersiapkannya dengan baik, antara lain memastikan bahwa keinginan mewariskan hartanya akan dilakukan oleh pengacaranya, serta mampu meneruskannya dibulan-bulan berikutnya.
Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun...
Wa'Salaamun 'alal Mursaliin
Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin
Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin
★SELAMAT BER-IBADAH★
No comments :
Post a Comment