Friday, October 30, 2015

RENUNGAN JUMAT

RENUNGAN JUMAT
Rasul Menangis Saat Jibril Ungkap Penghuni Neraka ke-7.
Kala itu Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang tak biasa. Namun, Jibril terlihat berbeda. Raut wajah yang tak biasa.
Maka Rasulullah s.a.w bertanya:
"Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?"
Jawabnya:
"Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".
Lalu Rasullulah s.a.w bersabda :
"Ya Jibril, jelaskan padaku sifat Jahannam".
Jawabnya :
"Ya. Ketika Allah menjadikan Jahanam, maka dinyalakan selama 1000 tahun sehingga merah, kemudian dilanjutkan 1000 tahun sehingga putih, kemudian 1000 tahun sehingga hitam, lalu menjadi hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya.
Demi Allah, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar semua penduduk dunia karena panasnya. Demi Allah, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi niscaya akan mati penduduk bumi karena panas dan basinya.
Demi Allah, andaikan satu pergelangan dari rantai yang disebut dalam Al-Quran itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke 7.
Demi Allah, andaikan seorang di ujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di ujung timur karena sangat panasnya. Jahannam itu sangat dalam, perhiasannya besi dan minumannya air panas bercampur nanah, dan pakaiannya adalah potongan-potongan api.
Api neraka itu ada 7 pintu, jarak antar pintu sejauh 70 tahun, dan tiap pintu panasnya 70 kali dari pintu yg lain".
Dikatakan dalam Hadist Qudsi :
"Bagaimana kamu masih boleh melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahariKu. Tahukah kamu bahwa neraka jahanamKu itu: mempunyai 7 tingkat".
Setiap tingkat mempunyai 70.000 daerah. Setiap daerah mempunyai 70.000 kampung. Setiap kampung mempunyai 70.000 rumah. Setiap rumah mempunyai 70.000 bilik. Setiap bilik mempunyai 70.000 kotak. Setiap kotak mempunyai 70.000 batang pokok zaqqum.
Di bawah setiap pokok zaqqum mempunyai 70.000 ekor ular. Di dalam mulut setiap ular yang panjangnya 70 hasta mengandung lautan racun yang hitam pekat. Dan di bawah setiap pokok zaqqum terdapat 70.000 rantai. Setiap rantai diseret oleh 70.000 malaikat".
"Api yang ada sekarang ini, yang digunakan bani Adam untuk membakar hanyalah 1/70 dari api neraka jahannam" (HR. Bukhari-Muslim).

Allah ber-Firman :

"Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya".[Al-Furqān 12]
"Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak,....hampir-hampir neraka itu terpecah-pecah lantaran marah.---Setiap kali dilemparkan ke dalamnya sekumpulan orang-orang Kafir, penjaga-penjaga neraka itu bertanya kepada mereka : "Apakah belum pernah datang kepada kamu (di dunia) seorang pemberi peringatan?."".[Al-Mulk 7-8]
"Dan golongan kiri, siapakah golongan kiri itu?...Dalam siksaan angin yang amat panas, dan air panas yang mendidih,....dan dalam naungan asap yang hitam....Tidak sejuk dan tidak menyenangkan".[Al-Wāqi`ah 41-44]
Rasulullah s.a.w meminta Jibril untuk menjelaskan satu per satu mengenai pintu-pintu neraka tersebut.
●Pintu Pertama dinamakan HAWIYAH (arti harfiahnya: JURANG), yang diperuntukkan bagi kaum Munafik dan Kafir.
●Pintu ke 2 dinamakan JAHIM, yang diperuntukkan bagi kaum Musyrikin;
●Pintu ke 3 dinamakan SAGAR, yang diperuntukkan bagi kaum Shobiin atau Penyembah Api;
●Pintu ke 4 dinamakan LADHA, diperuntukkan bagi Iblis dan para pengikutnya;
●Pintu ke 5 dinamakan HUTHOMAH (artinya: menghancurkan hingga berkeping-keping), diperuntukkan bagi kaum Yahudi;
●Pintu ke 6 dinamakan SA'IR (arti harfiahnya: Api yang menyala-nyala), diperuntukkan bagi kaum Kafir.
Rasulullah bertanya: "Bagaimana dengan pintu ke 7?"
Sejenak malaikat Jibril seperti ragu untuk menyampaikan siapa yang akan menghuni pintu ketujuh. Akan tetapi Rasulullah s.a.w mendesaknya sehingga akhirnya Malaikat Jibril mengatakan :
●Pintu ke 7 diperuntukkan bagi "umatmu yang berDosa Besar dan meninggal sebelum mereka mengucapkan kata Taubat.
Mendengar penjelasan yang mengagetkan itu, Rasulullah s.a.w pun langsung pingsan.
Jibril lalu meletakkan kepala Rasulullah s.a.w di pangkuannya sehingga sadar kembali dan sesudah sadar beliau bersabda:
"Ya Jibril, sungguh besar kerisauan dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari umat ku yang akan masuk ke dalam neraka?"
Jawabnya: "Ya, yaitu orang yg berDosa Besar dari umatmu."
Nabi Muhammad s.a.w lalu menangis, Jibril pun ikut menangis. Kemudian Nabi langsung masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk sembahyang. Setelah kejadian itu, beliau tidak berbicara dengan siapapun selama beberapa hari, dan ketika sholat beliau pun menangis dengan tangisan yang sangat memilukan.
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

Allah ber-Firman :

"Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak pula mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan".[Al-'A`rāf 40]
"Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya'qub. Ibrahim berkata : "Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka JANGANLAH KAMU MATI KECUALI DALAM MEMELUK AGAMA ISLAM."".[Al-Baqarah 132]
"Allah menyeru manusia ke Darussalam (Surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang Lurus (ISLAM)".[Yūnus 25]
Semoga Renungan Jumat ini akan semakin memantapkan kita dalam menjalankan semua aturan-Nya yang tersurat dalam Al-Quran secara istiqamah, agar Khusnul Khatimah diakhir perjalanan kita nanti.
Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun...
Wa 'Salaamun alla Mursaliin
Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin
Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin
★SELAMAT BER-IBADAH★

No comments :

Post a Comment