Friday, October 16, 2015

RENUNGAN JUMAT

RENUNGAN JUMAT
Renungan Jumat ingin mengingatkan bahwa Pintu Tobat selalu terbuka betapapun banyak dan sebesar apapun kesalahan kita, bila kita ber-Tobat dan memohon ampun kepada-Nya; maka Dia akan mengampuninya.
Oleh karena itu lakukanlah segera sebelum terlambat, serta berjanji tidak akan mengulanginya.

Allah ber-Firman :

“Orang-orang yang mengerjakan kejahatan, kemudian ber-Tobat sesudah itu dan ber-Iman; sesungguhnya Tuhan kamu sesudah Tobat yang disertai dengan Iman itu adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.[Al-'A`rāf 153]
“Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”.[An-Nisā' 17]
Segeralah ber-Tobat, dan mohon Ampunan-Nya. Ingatlah bahwa dosa akibat perbuatan syirik tidak akan di ampuni-Nya.

Allah ber-Firman :

“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan sesuatu dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain Syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya”.[An-Nisā' 116]
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari Syirik itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar”.[An-Nisā' 48]
Walaupun kita telah ber-Tobat, tetaplah waspada sebab disaat itu iblis lebih meningkatkan intaiannya untuk masuk melalui sisi lengah serta celah kelemahan kita, mereka akan selalu menghasut dan menggoda demi menuntaskan sumpah mereka untuk menyesatkan kita semua.

Allah ber-Firman :

“Iblis berkata : "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik perbuatan maksiat di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya."”.[Al-Ĥijr 39]
Salah satu cara untuk menghindar dari perbuatan terlarang adalah senantiasa ingat kepada-Nya dengan selalu ber-Zikir setiap waktu, disetiap tarikan serta hembusan nafas.

Allah ber-Firman :

“Dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui,....Mereka itu balasannya ialah Ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik Pahala orang-orang yang ber-Amal”.['Āli `Imrān 135-136]
“MAKA APABILA KAMU TELAH MENYELESAIKAN SHALAT-MU, INGATLAH ALLAH DI WAKTU BERDIRI, DI WAKTU DUDUK DAN DI WAKTU BERBARING. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah Shalat itu sebagaimana biasa. Sesungguhnya Shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang ber-Iman”.[An-Nisā' 103].
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

Allah ber-Firman :

“Dan demikianlah Kami membalas orang yang melampaui batas dan tidak percaya kepada ayat-ayat Tuhannya. Dan sesungguhnya azab di akhirat itu lebih berat dan lebih kekal”. [Ţāhā 127]
Semoga Renungan Jumat ini membuat kita lebih berhati-hati dalam menjalani kehidupan di dunia ini dengan lebih mematuhi semua Aturan-Aturan-Nya yang tersurat dalam Al-Quran, serta selalu ingat kepada Allah dengan ber-Zikir disetiap waktu.
Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun
Wa'Salaamun alla Mursaliin
Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin
Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin
★SELAMAT BER-IBADAH★


.

No comments :

Post a Comment