Friday, August 28, 2015

RENUNGAN JUMAT www.tematik2015.blogspot.com


3 hrs · 
RENUNGAN JUMAT
Selama menjalani kehidupan kita, kita pasti pernah mengeluh dengan frekuensi & kualitas keluhan yang berbeda-beda. Itu tergantung dari tingkat pemahaman dan cara pandang pada permasalahan yang kita hadapi.

Allah ber-Firman :

“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir....apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah”.[Al-Ma`ārij 19-20]

Orang-orang yang ber-Taqwa, bila ingin merubah keadaan untuk jadi lebih baik dengan melakukan berbagai macam usaha biasanya akan mengurangi berbagai macam keluhan.
Allah ber-Firman :
“Apabila mereka telah mendekati akhir iddahnya, maka rujukilah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu karena Allah. Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang ber-Iman kepada Allah dan Hari Akhirat. BARANGSIAPA BER-TAQWA KEPADA ALLAH NISCAYA DIA AKAN MENGADAKAN BAGINYA JALAN KELUAR”.[Aţ-Ţalāq 2]
“Dan perempuan-perempuan yang tidak haid lagi (monopause) di antara perempuan-perempuanmu jika kamu ragu-ragu tentang masa iddahnya, maka masa iddah mereka adalah tiga bulan; dan begitu pula perempuan-perempuan yang tidak haid. Dan perempuan-perempuan yang hamil, waktu iddah mereka itu ialah sampai mereka melahirkan kandungannya. Dan BARANGSIAPA YANG BER-TAQWA KEPADA ALLAH, NISCAYA ALLAH MENJADIKAN BAGINYA KEMUDAHAN DALAM URUSANNYA”.[Aţ-Ţalāq 4]

Tetapi, sebaliknya sikap pesimis terhadap sebuah masalah, akan menimbulkan beragam keluhan. Yang justru akan menambah masalah baru, antara lain berburuk sangka, apatis dan putus asa.

Allah ber-Firman :

“Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan JANGAN KAMU BERPUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH. SESUNGGUHNYA TIADA BERPUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH, MELAINKAN KAUM YANG KAFIR".[Yūsuf 87]
“Ibrahim berkata : "Tidak Ada orang yang ber-Putus Asa dari Rahmat Tuhan-nya, kecuali orang-orang yang Sesat”.[Al-Ĥijr 56]
Tinggalkanlah kebiasaan mengeluh, karena seharusnya hanya kepada-Nya-lah dikembalikan semua urusan.

Allah ber-Firman :

“Kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi. Dan KEPADA ALLAH-LAH DIKEMBALIKAN SEGALA URUSAN".[Al-Ĥadīd 5]
Pada dasarnya Mengeluh merupakan indikasi seseorang tidak ber-Syukur atas Nikmat-Nya.

Allah ber-Firman :

“Jika mereka berpaling maka Kami tidak mengutus kamu sebagai pengawas bagi mereka. Kewajibanmu tidak lain hanyalah menyampaikan risalah. Sesungguhnya apabila Kami merasakan kepada manusia sesuatu rahmat dari Kami dia bergembira ria karena rahmat itu. Dan jika mereka ditimpa kesusahan disebabkan perbuatan tangan mereka sendiri niscaya mereka ingkar karena SESUNGGUHNYA MANUSIA ITU AMAT INGKAR KEPADA NIKMAT".[Ash-Shūraá 48]

Mengeluh juga merupakan manifestasi dari rasa tidak puas dan mencerminkan seolah-olah kita tidak menerima ketetapan-Nya. Jika saja kita bersyukur, maka kita akan termasuk golongan orang yang ber-Untung.

Allah ber-Firman :

“Dan ingatlah juga, tatkala Tuhanmu memaklumkan : "SESUNGGUHNYA JIKA KAMU BER-SYUKUR, PASTI KAMI AKAN MENAMBAH NIKMAT KEPADAMU, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya Azab-Ku sangat Pedih".['Ibrāhīm 7]

Sebab itu tinggalkan kebiasaan mengeluh melalui peningkatan kesabaran.

Allah ber-Firman :

“Hai anakku, dirikanlah Shalat dan suruhlah manusia mengerjakan yang Baik dan cegahlah mereka dari perbuatan yang Mungkar dan BER-SABAR-LAH TERHADAP APA YANG MENIMPA KAMU. SESUNGGUHNYA YANG DEMIKIAN ITU TERMASUK HAL-HAL YANG DIWAJIBKAN OLEH ALLAH".[Luqman:17]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

Allah ber-Firman :

“Al-Quran ini adalah Penerangan bagi seluruh manusia, dan Petunjuk serta Pelajaran bagi orang-orang yang ber-Taqwa”.[Ali-Imran 138]

Semoga kita semua dapat meninggalkan kebiasaan mengeluh sebagai wujud atas ke-Taqwa-an kita.
Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun
Wa'Salaamun alla Mursaliin
Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin
Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin
★SELAMAT BER-IBADAH★

1 comment :

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete