Saturday, August 29, 2015

BER-SABAR DALAM MENGHADAPI FITNAH www.tematik2015.blogspot.com


BER-SABAR DALAM MENGHADAPI FITNAH
Sebagai orang yang ber-Iman dan ber-Taqwa, kita wajib memahami serta menaati semua Firman-Firman-Nya dalam Al-Quran, antara lain adalah ber-Sabar ketika ada pihak-pihak yang mem-fitnah atau men-zalimi kita, walaupun terasa berat untuk dijalani.

Allah ber-Firman :

“HAI ORANG-ORANG YANG BER-IMAN, BER-SABAR-LAH KAMU DAN KUAT-KAN-LAH KE-SABARAN-MU dan tetaplah bersiap siaga di perbatasan negerimu dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung”.['Āli `Imrān 200]
Pada dasarnya kita semua dilarang untuk mem-Fitnah dan men-Zalimi sesama. Jadi bila ada orang yang melakukannya terhadap diri kita, berarti orang tersebut telah melanggar Perintah-Perintah-Nya dalam Al-Quran.
Biarlah hal itu menjadi Urusan-Nya, sedang kita sebaiknya ber-Sabar saja sesuai dengan Perintah-Nya.

Allah ber-Firman :

“Hai anakku, dirikanlah Shalat dan suruhlah manusia mengerjakan yang baik dan cegahlah mereka dari perbuatan yang mungkar, dan BER-SABAR-LAH TERHADAP APA YANG MENIMPA KAMU. SESUNGGUHNYA YANG DEMIKIAN ITU TERMASUK HAL-HAL YANG DIWAJIBKAN OLEH ALLAH”.[Luqman 17]
Tetapi sebagian orang menganggap kesabaran ada batasnya.
Jika dianggap sudah melewati batas, ia diperbolehkan untuk bertindak diluar aturan. Anggapan seperti ini tidaklah benar, karena orang-orang yang ber-Sabar akan dicukupkan pahala-Nya Tanpa Batas, yang menunjukkan betapa besarnya keutamaan orang yang ber-Sabar.

Allah ber-Firman :

“Katakanlah : "Hai hamba-hamba-Ku yang ber-Iman. ber-Taqwa-lah kepada Tuhanmu". Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. SESUNGGUHNYA HANYA ORANG-ORANG YANG BER-SABAR-LAH YANG DICUKUPKAN PAHALA MEREKA TANPA BATAS”.[Az-Zumar 10]
“Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang Sabar dengan Pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”.[An-Naĥl 96]
Men-Zalimi seseorang berarti telah melanggar perintah-Nya, maka tingkatkanlah ke-Sabar-an karena hal itu merupakan Urusan-Nya.

Allah ber-Firman :

“HAI ORANG-ORANG YANG BER-IMAN, JAUHI-LAH KEBANYAKAN PURBA-SANGKA (kecurigaan), KARENA SEBAGIAN DARI PURBA-SANGKA ITU DOSA. DAN JANGANLAH MENCARI-CARI KEBURUKAN ORANG, DAN JANGANLAH MENGGUNJINGKAN SATU SAMA LAIN. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan ber-Taqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang”.[Al-Ĥujurāt 12]
“Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu bahkan ia adalah baik bagi kamu. Tiap-tiap seseorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan SIAPA DI ANTARA MEREKA YANG MENGAMBIL BAHAGIAN YANG TERBESAR DALAM PENYIARAN BERITA BOHONG ITU BAGINYA AZAB YANG BESAR”.[An-Nūr 11]
“Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar berita perbuatan yang amat keji itu tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui”.[An-Nūr 19]
Maha Benar Allah dengan segala Firman-Nya.

Allah ber-Firman :

“Dan ber-Sabar-lah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar dan sekali-kali janganlah orang-orang yang tidak meyakini kebenaran ayat-ayat Allah itu menggelisahkan kamu”.[Ar-Rūm 60]
Semoga kita senantiasa mampu meningkatkan segala Amal-Amal Saleh yang telah kita kerjakan selama ini secara istiqamah, demi meraih kebahagiaan yang hakiki.
Subhaana Rabbika Rabbil Izzati Amma Yashifun...
Wa'Salaamun 'alal Mursaliin
Walhamdulillahi Rabbil’Alaamiin
Aamiin Yaa Rabbal'alaamiin
★SELAMAT BER-IBADAH★

2 comments :

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete