Edisi 683
/Tahun X, Syawal 1436 H
Buletin
Dakwah
AR-RISALAH
UKHUWAH
ISLAMIYAH
Allah
berfirman: “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara” (QS: Al-Hujurat:10)
Ukhuwah
Islamiyah (persaudaraan Islam) adalah suatu jalinan/perpaduan antara dua hati
orang-orang beriman, yang tulus ikhlas, sama-sama menikmati; suasana kesetiaan
dan kejujuran dalam persahabatan/persaudaraan, saling mendahulukan kepentingan
saudara, berat sama dipikul ringan sama dijinjing, senang sama ketawa gembira,
susah sama menangis berduka.
Hal-hal Yang
Menguatkan Ukhuawah Islamiyah
Pertama. Memberitahukan kecintaan kepada yang kita
cintai. Hadts yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabsa: “Ada
seorang berada disamping Rasulullah lalu seorang sahabat di depannya. Orang
yang disamping Rasulullah tadi berkata: ‘Aku mencintai dia, ya Rasulullah. Lalu
Nabi menjawab: ‘Apakah kamu telah memberitahukan kepadanya? Orang tersebut
menjawab: ‘Blum. Kemudian Rasulullah bersabda: ‘Beritahukan kepadanya.Lalu
orang tersebut memberitahukan kepadanyaseraya berkata: ‘Sesungguhnya aku
mencintaimu karena Allah. Kemudian orang yang dicintai itu menjawab: ‘Semoga
Allah mencintaimu karena engkau mencintaiku karena-Nya.
Kedua. Memohon didoakan bila berpisah. “Tidak
seorang hambamukmin berdoa untuk saudaranya dari kejauhan melainkan Malaikat berkata:
‘Dan bagimu juga seperti itu” (H>R> Muslim).
Ketiga. Menunjukkan kegembiraan dan
senyuman bila berjumpa. “Janganlah engaku meremehkan kebaikan(apa saja yang
datang dari saudaramu), dan jika kamu berjumpa dengan saudaramu maka berikanlah
dia senyum kegembiraan”.
Keempat. Berjabatan tangan bila
berjumpa (kecuali non mukhrim). “Tidak ada dua orang mukmin yang berjumpa lalu
berjabatan tangan melainkan keduanya diampuni dosanya sebelum berpisah”. (H.R
Abu Daud dari Barra)
Kelima. Sering bersilaturrahmi
(mengunjungi saudara). Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu, memperhatikan
sudar-saudaranya dan membantu keperluan-keperluan , memenuhi hak ukhuwah
saudaranya, mengucapkan selamat berkenaan dengan saat keberhasilan.
Keutamaan Ukhuwah Islamiyah.
Pertama. Dengan ukhuwah kita bisa
merasakan manisnya iman. Rasulullah Saw. Bersabda: “Ada tiga golongan yang
dapat merasakan manisnya iman, orang yang mencintai Allah dan Rasull-Nya lebih
dari mencintai dirinya sendiri, mencintai seseorang karena Allah, dan ia benci kembali kekafiran
sebagaimana ia benci jika dicampakkan ke dalam api neraka”. (H.R Imam Bukhori).
Kedua. Dengan ukhuwah kita akan berada
di bawah naungan cinta Allah dan dilindungi di bawah Arsy-Nya di
akhirat.Rasulullah Saw. Bersabda: “Ada seorang yang mengunjungi saudaranya di
desa. Di tengah perjalanan, Allah mengutus Malaikat-Nya. Ketika berjumpa,
Malaikat bertanya, “Mau ke mana?” Orang tersebut menjawab, “Saya mau
mengunjungi saudara saya di desa ini”. Malikat bertanya, “ apakah kau ingin
mendapatkan sesuatu darinya?” Ia menjawab, “Tidak, aku mengunjunginya hanya
karena aku aku mencintainya karena Allh”. Malaikat pun berkata, “Sungguh utusan
Allah yang diutus padamu member kabar untukmu, bahwa Allah telah mencintaimu,
sebagaimana kau mencintai saudaramu karena-Nya”.
(H.R Imam
Muslim).
Ketiga. Dengan ukhuwah kita akan
menjadi ahli surga di akhirat kelak. Rasulullah Saw bersabda: “Barang siapa
yang mengunjungi orang sakit atau mengunjungi saudaranya karena Allah, maka
malaikat berseru, ‘Berbahagialah kamu, berbahagialah dengan perjalananmu, dan
kamu telah mendapatkan salah satu tempat di surge”. (h.R Imam Al-Tirmizi).
Rasullah Saw
bersabda: “Sesungguhnya disekitar arsy Allah mimbar-mimbar dari cahaya. Di
atasnya ada kaum yang berpakain cahaya. Wajah-wajah mereka bercahaya. Mereka
bukanlah para nabi dan bukan juga para syuhada. Dan para nabi dan syhada
cemburu pada mereka karena kedudukan mereka di sisi Allah. Para sahabat
bertanya, “Beritahukanlah sifat mereka wahai Rasulullah. Maka Rasul bersabda, “Mereka
adalah orang-orang yang saling mencintai karena Allah, bersaudara karena Allah,
dan saling saling mengunjungi karena Allah”.
No comments :
Post a Comment