Thursday, January 14, 2016

MENGENAL GAFATAR – ALIRAN SESAT

Pengantar:
Artikel ini saya muat di blog ini dengan tujuan agar dapat dipakai sebagai referensi dalam mengikuti perkembangan aliran sesat ini. Informasi saya ambil dengan cara CopyPaste dari berbagai sumber. Semoga Allah azza wa jalla melindungi kita dan keturunan kita dari aliran sesat Gafatar.

Copas dari FB:

GAFATAR (Gerakan Fajar Nusantara)
Gafatar Aliran Sesat, Nabi Palsu Ahmad Musadek Dianggap Utusan Tuhan
Ciri-ciri ajaran Gafatar : 
- Tidak wajib sholat 5 waktu, 
- tidak wajib puasa ramadhan,
- Syahadat mereka berbeda, 
- Yang bukan kelompok mereka dianggap kafir, 
- Gerakan hampir mirip dengan NII,
- Gafatar sempalan NII.

Mohon dilarang kegiatan mereka karena akan meracuni masyarakat terutama mahasiswa.
Kegiatan mereka berkedok melakukan aksi sosial agar eksistensi mereka diakui oleh masyarakat. 
- Mereka tidak mengakui Muhammad sebagai nabi terakhir.
- Mereka tidak wajib menunaikan ibadah haji dan melaksanakan salat Jumat berjemaah di masjid.
- Gafatar mengakui generasi setelah Nabi Muhammad adalah Ahmad Musadek. “Ia diakui datang ke dunia sebagai utusan Tuhan,”

Keterangan tentang sesatnya Gafatar itu menambah kuatnya penjelasan yang telah tersebar berikut ini:
Akhir-akhir ini ada kegiatan-kegiatan dengan berdalih Melayani Umat maupun aksi sosial khususnya di Jakarta yang dilakukan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).
Tetapi banyak tidak tahu siapa itu GAFATAR.
Gafatar dulunya namanya Komar (Komunitas Millah Abraham) dan sebelum namanya Komar mereka mempunyai Al-Qiyadah Islamiyah (Ajaran sesat dengan Nabi Palsunya Ahmad Musadek – sekarang ada di LP Cipinang).

Aliran Komar sudah menyebar dari Aceh sampai Ambon, banyak anggota Komar ditangkap polisi karena menyebarkan aliran sesatnya.
Khusus di DKI, Ormas Gafatar selalu mengadakan acara Donor Darah di kantor PMI, dan juga melakukan aksi sosial lainnya, itu merupakan cara mereka untuk menutupi kesesatannya.

Untuk pengurusnya adalah Ketua Umum DPP Gafatar yaitu Mahful Muis dengan nama baiatnya Imam Hawary adalah mantan Ketua Al Qiyadah Islamiyah wilayah Sulawesi Selatan (Makasar) yang  sempat ditangkap dan dibawa ke sidang pengadilan (coba ketik Mahful Muis di google) atau baca artikel lanjutan yang sudah saya copas di bawah ini.

Wakil Ketua Umum yaitu Wahyu Sandjaya dengan nama baiatnya A Ghazali Muhtadi.
Untuk Pengurus Wilayah DKI Jakarta yaitu Lucky Akri Wibowo
Untuk memastikan coba cari di youtube, ketik Al Qiyadah Al Islamiyah atau Ahmad Musadek, disitu akan terlihat Wahyu Sanjaya duduk berdampingan dengan Ahmad Musadek dalam acara Baiat aliran mereka dan juga ada Berny Satria (Sekjen Gafatar) di video lainnya.

GAFATAR akan menyesatkan Umat Islam
Sampai kini Gafatar masih beroperasi, dan pihak pemerintah daerah dan Kementerian Agama mengharapkan untuk mewaspadainya.
Ormas Ini Dituding Menyimpang dari Ajaran Islam
“Ini ajaran sesat yang dibungkus dengan kegiatan sosial. Pengikutnya disuruh menandatangani surat pernyataan yang berisi anggota Gafatar harus meninggalkan segala kegiatan yang bernuansa syariah,”
Saat ini mereka baru saja berpindah massal dari P Jawa untuk memusatkan kegiatannya di Kalimantan dan telah menyiapkan lahan 5000 ha, untuk 5000 KK dan menamakan diri sebagai NKSA (Negara Karunia Tuhan Semesta Alam).


Copas dari sumber lain

Mengenal Mahful Muis Tumanurung : Ketua Umum Organisasi Gafatar
Tuesday, Jan 12, 2016 | 5464 views
Aktualita.co – Nama Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) kembali mencuat karena disebut-sebut sebagai organisasi sesat. Sudah banyak tokoh agama yang menyebutkan kesesatan Gafatar, tetapi organisasi ini menyebutkan bahwa mereka bukanlah organisasi keagamaan.
Voa-Islam mengutip pendapat pengamat aliran sesat, ustadz Hartono Ahmad Jaiz bahwa Gafatar merupakan penjelmaan dari  Al Qiyadah Al Islamiyah pimpinan Ahmad Mushoddeq. “ya, yang dulu Ahmad Mushoddeq itu,” ungkapnya pada tahun 2012 lalu.
Sebenarnya pemerintah telah melarang organsasi Gafatar dengan menerbitkan surat Ditjen Kesbangpol Kementerian Dalam Negeri RI Nomor 220/3657/D/III/2012 tanggal 20 November 2012. Lalu kemudian organisasi ini berganti nama menjadi Negara Karunia Tuhan Semesta Alam.
Dalam pidato resmi Gafatar mereka tidak pernah mengucapkan salam satu-satunya salam yang mereka gunakan adalah ‘damai sejahtera nusantara’.
Lalu siapakah dibalik organisasi Gafatar? Saat ini Gafatar dipimpin oleh Mahful Muis Tumanurung yang menjabat sebagai Ketua Umum DPP Gafatar yang telah memimpin sejak organisasi ini didirikan pada 14 Agustus 2011 dan dideklarasikan pada Januari 2012 lalu.
Tidak banyak referensi mengenai profil dan latar belakang Mahful Muis Tumanurung. Nama Mahful Muis Tumanurung pada awalnya adalah Mahful Muis yang menggunakan nama baiat Imam Hawary yang terkait dengan Al Qiyadah Al Islamiyah pimpinan Ahmad Mushoddeq dan menjadi Ketua AlQiyadah Islamiyah wilayah Sulawesi Selatan (Makasar). Ia dan pengikutnya pernah ditangkap pada tahun 2007.
Mahful Muis yang kini berusia 39 tahun dan sering menuliskan namanya Mahful Muis, MA pernah menulis buku berjudul Teologi Abraham Membangun Kesatuan Iman, Yahudi, Kristen dan Islam.
Mahful Muis Tumanurung dan Gafatar sangat piawai dalam memanfatkan media dan isu-isu nasional. Salah satunya saat Gafatar bekerjasama dengan Universitas Bina Nusantara mengadakan dialog publik bertema Pancasila: Days of Future Past pada 13 Juni 2014 yang membuatnya duduk sebagai panelis membahas pancasila bersama nama-nama besar seperti Prof. Dr. Franz Magnis Suseno.(berbagai sumber)


No comments :

Post a Comment